Fn-Indonesia.com. Pekanbaru – Pada Sabtu (20/4/2024), Posko Monitoring Angkutan Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru resmi ditutup. Selama periode arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran, terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang yang menggunakan layanan bandara.

 

Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, mengungkapkan bahwa total penumpang yang tercatat mencapai 168.802 orang, menandai peningkatan sebesar 19 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

"Tidak hanya penumpang, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sebanyak 1.292 pergerakan pesawat tercatat selama periode Angkutan Lebaran 1445 H, mencerminkan peningkatan sebesar 14 persen," kata Radityo Ari Purwoko. Sabtu(20/4/2024)

 

Beliau menambahkan, "Kami bersyukur atas kepercayaan yang terus diberikan oleh masyarakat kepada Bandara SSK II Pekanbaru. Kami terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi setiap penumpang yang melintas di bandara ini."

 

Disebutkan juga bahwa evaluasi menyeluruh dilakukan sepanjang periode angkutan Lebaran, termasuk pada penutupan Posko Monitoring Angkutan Lebaran. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas dan efisiensi operasional, kesiapan dalam menghadapi lonjakan jumlah penumpang, serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk peningkatan layanan di masa mendatang.

 

"Selama periode arus mudik, operasional Bandara SSK II Pekanbaru berjalan dengan lancar, memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi para penumpang," jelasnya.

 

Oki juga menyampaikan terima kasih kepada semua tim bandara, stakeholder, dan mitra Bandara SSK II atas kerja keras dan kerjasama yang telah ditunjukkan selama periode Angkutan Lebaran 1445 H.

 

"Dengan kelancaran periode arus mudik yang berhasil ditangani dengan baik, Bandara SSK2 Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi pilihan utama dalam layanan penerbangan di wilayah Riau dan sekitarnya serta memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal," ungkapnya.