Dampak Karhutla, Pekanbaru Mulai di Selimuti Kabut Asap
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru, Riau. Kondisi ini membuat jarak pandang dan kenyamanan warga yang beraktivitas di luar ruangan mulai terganggu Pantauan di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru menunjukkan kabut asap tipis mulai terlihat sejak pagi hari. Kondisi tersebut merupakan dampak dari karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
Salah seorang pengemudi ojek online mengaku mulai merasakan dampak kabut asap saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi udara yang berasap membuat pernapasan terasa kurang nyaman. Sementara itu, berdasarkan pemantauan konsentrasi partikulat, kualitas udara di sejumlah wilayah menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi polutan.
Kepala BMKG Pekanbaru, Warjono, mengatakan kabut asap yang terdeteksi di Kota Pekanbaru diduga merupakan kiriman dari wilayah Kabupaten Pelalawan. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih adanya titik panas dan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. Dari data BMKG Pekanbaru, terdeteksi sebanyak 50 titik panas atau hotspot yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 22 titik. BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, arah angin, serta sebaran asap untuk mengetahui potensi dampaknya terhadap kualitas udara di wilayah Riau, termasuk Kota Pekanbaru.
Di sisi lain, Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Riau masih melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kebakaran. Selain pemadaman melalui jalur darat, tim juga melakukan pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing, khususnya pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Upaya modifikasi cuaca atau teknologi modifikasi cuaca juga terus dilakukan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan. Sementara itu, penanganan karhutla terus dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat di Kota Pekanbaru dan wilayah sekitarnya.
0 Komentar