Seorang Pria ditemukan Meninggal Di Kontrakannya Setelah 5 hari Tak Terlihat
Fn-Indonesia.com. Pekanbaru – Pada Sabtu (11/11/2023) malam. Di temukan Jasad Seorang pria yang diketahui bernama, Indra Jauhari (60) di Rumah kontrakannya, Jalan Bengkulu, Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, setelah warga yang curiga terkait keberadaan korban sudah lima hari tidak terlihat.
Kapolrerta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian saat dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil mengatakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga dengan posisi sedang sujud dan tanpa busana. Pada tubuh korban juga sudah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.
“Jasad Korban ditemukan setelah tetangganya yang curiga terhadap korban yang sudah 5 hari tidak terlihat keluar rumah,” kata Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil, Minggu (12/11/2023).
Kapolsek menambahkan, penemuan jasad mantan notaris ini bermula ketika Ardi (50) tetangga sekaligus pemilik rumah kontrakan yang dihuni korban merasa curiga terhadap korban yang sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah.
Ardi bertanya kepada Adri (46) yang juga merupakan tetangga korban terkait keberadaan korban. Namun Adri menjawab bahwa tidak pernah melihat korban.
Sekitar pukul 20.00 WIB ketika usai salat Isya mereka berinisiatif ingin mendatangi rumah kontrakan tempat tinggal korban, dan sebelum mendatangi rumah korban warga juga memberitahukan Ketua RW setempat.
“Setibanya di depan rumah petak tercium bau tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah. Kemudian mereka mencoba membuka paksa pintu rumah yang dalam keadaan terkunci,” terang Kapolsek.
Saat itu mereka melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi sujud tidak menggunakan pakaian, dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.
Sekira pukul.21.30 WIB jenazah di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan medis. Menurut keterangan pemilik rumah kontrakan bahwa korban sudah menempati rumah tersebut selama lebih kurang 5 tahun.
Di rumah hanya tinggal seorang diri dan korban pernah bercerita memiliki riwayat penyakit dan pernah dirawat di rumah sakit tetapi korban tidak memberitahukan apa penyakit yang diderita korban.
Di rumah korban juga ditemukan obat-obatan di atas meja ruangan depan dekat posisi jasad korban ditemukan.
“Keluarganya yang di Pekanbaru membuat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi. Keluarga Ikhlas akan meninggalnya almarhum karena sakit,” jelas Kapolsek
Selajutnya jasad korban dibawa keluarganya yang akan dimakamkan di TPU Simpang Tangor kulim, Pekanbaru.(yt)
0 Komentar