Aksi Brutal Terekam CCTV, Lansia di Pekanbaru Tewas Dihantam Balok Kayu
Aksi perampokan disertai kekerasan yang menewaskan seorang lansia di Pekanbaru terekam kamera pengawas. Peristiwa ini terjadi di kawasan Rumbai dan kini tengah dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian.
Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio, 60 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Kurnia Dua, Kelurahan Limbungan Baru. Dari rekaman sisi tivi, terlihat para pelaku datang menggunakan sebuah mobil minibus. Dua perempuan terlebih dahulu masuk ke dalam rumah dan sempat berinteraksi dengan korban di ruang tamu. Situasi tampak normal hingga beberapa menit kemudian, seorang pria masuk sambil membawa balok kayu.
Tanpa diduga, pria tersebut langsung melancarkan serangan ke arah korban. Pukulan keras mengenai bagian kepala hingga membuat korban tak sadar diri dan tidak berdaya. Setelah kejadian itu, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan merusak kamera pengawas di dalam rumah. Tak lama kemudian, pelaku lainnya datang dan pergi dari lokasi, sementara kelompok tersebut bersiap meninggalkan tempat kejadian.
Rekaman selanjutnya memperlihatkan para pelaku keluar dari rumah secara tergesa-gesa. Mereka terlihat membawa sejumlah barang yang diduga hasil kejahatan, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh suami korban yang pulang ke rumah sekitar siang hari. Ia mendapati kondisi rumah sudah dalam keadaan terbuka dan berantakan.
Setelah melakukan pencarian di dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di area dapur dan sudah tidak bernyawa. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Inafis Polresta Pekanbaru turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman sisi tivi yang kini menjadi kunci pengungkapan kasus.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan visum. Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif serta mengidentifikasi seluruh pelaku dalam kasus ini.
0 Komentar