FN Indonesia Pekanbaru - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto angkat bicara terkait aktivitas tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (10/11/2025). 

Saat ditemui awak media di halaman kantor gubernur, SF Hariyanto tampak berhati-hati memberikan keterangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang dijalankan oleh KPK dan menyebut kehadiran lembaga antirasuah itu merupakan hal yang wajar. 

“Tidak ada penggeledahan! Jadi, bagaimana pun, kita ini hanya tuan rumah. Kalau KPK datang, ya kita terima. Mereka ada tugas, ada data-data yang diminta. Itu hal yang wajar,” ujar SF Hariyanto. 

Ia menjelaskan, sejumlah ruangan di lingkungan kantor gubernur memang sempat dimasuki oleh tim KPK, termasuk ruang kerja gubernur dan ruang rapat utama. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci hasil dari kegiatan tersebut. 

“Ada beberapa ruangan yang diperiksa, tapi saya belum tahu pastinya. Saya tadi di lantai atas, tidak ikut langsung. Nanti kalau sudah ada keterangan resmi, pasti akan disampaikan,” katanya. 

Sementara itu, pantauan Fn Indonesia di lapangan menunjukkan bahwa sejak pukul 11.30 WIB, sembilan mobil berpelat KPK terlihat memasuki kompleks Kantor Gubernur Riau. Aktivitas tersebut berlangsung hingga sore hari dan dijaga ketat oleh aparat keamanan. Awak media tidak diperbolehkan masuk ke dalam area kantor dan hanya dapat memantau dari luar pagar. 

Kegiatan ini diduga merupakan bagian dari tindak lanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pekan lalu terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Riau M. Arief Setiawan, dan seorang Tenaga Ahli Gubernur. 

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak KPK, aktivitas pemerintahan di Kantor Gubernur Riau berjalan terbatas. Beberapa ASN tampak menunggu di luar ruangan, sementara sebagian lainnya tetap menjalankan tugas seperti biasa. (F)