Tim RAGA Polda Riau menggelar patroli rutin untuk mengantisipasi aksi balap liar, geng motor hingga tindak kriminal jalanan di Kota Pekanbaru, Minggu dini hari. Patroli full team tersebut melibatkan personel Brimob, Ditlantas, Samapta, Ditreskrimum Polda Riau hingga Tim RAGA Polresta Pekanbaru, yang menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas. 

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolda Riau sebelum seluruh personel bergerak melakukan patroli ke sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul para remaja pada malam hari. Tim patroli kemudian bergerak dari kawasan Jalan Sudirman menuju Jembatan Leighton. Di lokasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak nongkrong hingga larut malam di kawasan sepi yang rawan tindak kriminal. 

Patroli berlanjut ke kawasan Rumbai. Di sekitar Lingkar PHR, petugas menemukan sekelompok pemuda yang menimbulkan kecurigaan setelah salah seorang mencoba melarikan diri saat didatangi polisi. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan benda berbahaya berupa double stick yang diduga dibawa salah satu pemuda tersebut. Polisi kemudian mengamankan pemuda itu ke Polresta Pekanbaru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Tidak berhenti di situ, Tim RAGA kembali bergerak menuju Jalan Riau hingga Jalan Tuanku Tambusai usai menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar. Dalam penertiban tersebut, polisi berhasil mengamankan empat unit sepeda motor. Sejumlah kendaraan kedapatan menggunakan knalpot brong, tidak memiliki surat kendaraan hingga tidak sesuai standar teknis. 

Petugas juga menemukan sebuah kunci T di salah satu sepeda motor yang diamankan. Polisi mencurigai kendaraan tersebut terkait tindak pidana curanmor, karena pengendara yang masih di bawah umur tidak mampu menunjukkan dokumen resmi kendaraan. 

Usai penindakan, patroli gabungan kembali dilanjutkan ke kawasan Stadion Naga Sakti dan sejumlah ruang terbuka hijau guna memastikan situasi Kota Pekanbaru tetap aman dan kondusif hingga dini hari.