FN Indonesia Kampar – Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri melaksanakan kegiatan penelitian bertema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum, Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa/Demonstrasi Guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tahun 2026” di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar, Selasa (3/3/2026) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Kampar. Turut hadir sejumlah perwakilan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Ketua LAK Kampar, unsur LSM media, serta Satpol PP.

Kehadiran berbagai unsur ini menjadi wujud sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Kapolres Kampar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penelitian tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari evaluasi sekaligus pengembangan kapasitas personel Polri dalam menangani aksi unjuk rasa secara profesional dan humanis.

“Kami menyambut baik kehadiran tim Puslitbang Polri. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Namun di sisi lain, stabilitas keamanan dan ketertiban umum juga harus tetap terjaga.

Oleh karena itu, kemampuan pengelolaan massa serta pembaruan standar operasional prosedur (SOP) perlu terus disesuaikan dengan dinamika sosial yang berkembang.

Ketua tim peneliti, Kombes Pol Tonny Kurniawan, menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran objektif terkait pelaksanaan tugas Polri dalam pengamanan aksi unjuk rasa.

“Dalam sistem demokrasi, kebebasan berekspresi adalah hak asasi yang harus dilindungi. Namun pengelolaannya harus tetap aman dan kondusif. Melalui penelitian ini, kami ingin menghimpun data akurat untuk menyusun kebijakan dan SOP yang lebih baik, sehingga Polri dapat bertindak profesional, humanis, dan proporsional,” jelasnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi wawancara mendalam kepada narasumber internal maupun eksternal. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh penghormatan, mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh tanggung jawab.

Melalui hasil penelitian dan berbagai masukan yang dihimpun, Polres Kampar bertekad menjadi pelopor dalam pengelolaan aksi unjuk rasa yang humanis, profesional, serta berlandaskan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Upaya peningkatan kapasitas personel dan penguatan sinergi lintas instansi akan terus dilakukan demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkeadilan. (F)