Praktik penipuan online berkedok investasi kembali terbongkar. kali ini, seorang pria asal pekanbaru yang diduga terlibat jaringan scamming internasional berhasil diringkus polda riau setelah menipu ratusan korban.direktorat reserse kriminal khusus polda riau menangkap seorang pria berinisial D J, pelaku penipuan online yang diduga terhubung dengan jaringan scam di kamboja. 

pelaku diamankan di sebuah rumah kos di kawasan jalan garuda, kecamatan marpoyan damai, pekanbaru, tanpa perlawanan. dari hasil penyelidikan, pria berusia 33 tahun ini diketahui pernah bekerja sebagai operator scam di sihanoukville, kamboja, dalam sebuah perusahaan bernama naga merah. 

pengalaman tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksi serupa setelah kembali ke indonesia. Kompol  i  komang  aswatama, kasubdit  V  SIBER  ditreskrimsus  polda  riau  mengatakan, modus penipuan yang digunakan adalah menawarkan investasi palsu melalui media sosial, dengan iming-iming keuntungan antara lima hingga sepuluh persen dari dana yang disetorkan korban. 

untuk meyakinkan target, pelaku mengaitkan penawaran tersebut dengan salah satu platform toko online besar di indonesia. sejak tahun 2024 hingga 2025, aksi pelaku telah memakan ratusan korban dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. bahkan, salah satu korban diketahui mengalami kerugian hingga 285 juta rupiah akibat tergiur investasi bodong tersebut. 

polisi menyebut, praktik penipuan ini terus dilakukan pelaku meski sudah kembali ke tanah air. dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, rekening penampungan, serta akses akun yang digunakan untuk menjalankan aksinya. saat ini pelaku telah ditahan di mapolda riau dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.