FN Indonesia Rohil - Meski dalam suasana bulan suci Ramadan, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, bersama jajaran Polres Rohil tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan turun langsung memimpin pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (14/3/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kesigapan dan pengabdian Polri dalam menjaga lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polres Rohil. 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Rohil didampingi Wakapolres Kompol Rikky Operiady, Kabag Ops Kompol Eduar Pardosi, Kasat Reskrim AKP I Putu Adi Juniwinata, Kasat Lantas AKP Luthfi Indra Praja, Kasat Intelkam AKP Sarasi Sijabat, serta Kanit Tipikor IPTU Subiarto Tampubolon. Turut serta Personel Srikandi Polwan Polres Rohil dalam kegiatan pemadaman tersebut. 

Pemadaman dilakukan di dua titik lokasi, yakni di pinggir Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara, Kepenghuluan Ujung Tanjung dan Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih. Berdasarkan data di lapangan. 

"Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare, dengan pemilik lahan tercatat atas nama Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu (KTRBT)," tutur Kapolres Rohil. 

Dalam operasi pemadaman tersebut, tim gabungan melibatkan berbagai unsur dengan total puluhan personel, terdiri dari 25 personel Polres Rohil, 5 personel Polsek Tanah Putih, 2 personel Polsek Bangko Pusako, 3 personel Polsek Bagan Sinembah, 5 personel TNI, 5 personel dari pihak kecamatan, 5 perangkat kepenghuluan, serta 10 orang masyarakat setempat. 

Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman, di antaranya 3 unit mesin robin, 8 unit mini streker, 8 selang hisap, 16 gulung selang sambung, 8 nozzle, serta kendaraan operasional roda dua dan roda empat. 

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menemukan titik api di pinggir Jalan Lintas Riau–Sumut di wilayah Ujung Tanjung. "Tim gabungan kemudian langsung melakukan pemadaman menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran serta melakukan verifikasi titik hotspot yang terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning," tandasnya. 

Selanjutnya, Kapolres bersama personel Polwan, tim gabungan TNI-Polri, perangkat desa serta masyarakat melakukan pemadaman dan pendinginan di wilayah Kepenghuluan Rantau Bais dengan menggunakan mesin pompa air dan selang pemadam. 

"Selain memadamkan api, tim juga melakukan pendinginan pada lahan gambut dengan cara menyiram dan membasahi tanah guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali," tambahnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Rohil juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Ia menegaskan bahwa pelaku pembakaran lahan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah serta masyarakat peduli api dalam upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Rokan Hilir. 

Saat ini kondisi api telah berhasil dipadamkan. Namun demikian, di beberapa titik masih terlihat asap tipis sehingga tim gabungan terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa. 

Polres Rohil bersama instansi terkait juga akan terus meningkatkan patroli serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang. (F)