Kabar baik datang dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir dengan selamat dari induk gajah binaan bernama Lisa. Kelahiran ini menjadi yang keenam bagi Lisa, sekaligus menambah harapan bagi upaya pelestarian satwa yang terancam punah ini. Proses kelahiran anak gajah berlangsung di Camp Elephant Flying Squad, SPTN Wilayah satu Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. 

Tim gabungan yang terdiri dari mahout, dokter hewan, dan perawat satwa telah melakukan pemantauan intensif sejak Minggu, 27 September 2026. Sejumlah tanda menjelang persalinan mulai terlihat, di antaranya pengerasan kelenjar susu serta perubahan perilaku Lisa yang menjadi lebih gelisah. Sehari kemudian, pergerakan Lisa mulai melambat. Hingga akhirnya, pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB, Lisa melahirkan anak gajah jantan secara mandiri dan selamat. Menariknya, hanya sekitar 20 menit setelah lahir, bayi gajah sudah mampu berdiri dan menopang tubuhnya sendiri. 

Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan kondisi bayi gajah dalam keadaan sehat. Berat badannya mencapai sekitar 129 kilogram, dengan tinggi 96 sentimeter, panjang badan 101 sentimeter, dan lingkar dada 125 sentimeter. Anak gajah tersebut merupakan hasil perkawinan Lisa dengan gajah liar. Kondisi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan populasi gajah sumatera melalui harmonisasi antara gajah binaan dan populasi liar. Saat ini, tim medis dan para mahout masih melakukan pemantauan selama 24 jam. Pengawasan difokuskan pada kondisi induk dan bayi, termasuk memastikan asupan air susu induk serta kondisi fisik keduanya tetap stabil.