- Owa Siamang Dijual Rp10 Juta, Polisi Ungkap Jaringan Satwa Dilindungi di Riau
- Polresta Pekanbaru Ungkap Enam Perkara Viral, dari Geng Motor hingga Satwa Dilindungi
- Pesta Narkoba di Baliview Pekanbaru Digerebek, Polisi Amankan Tujuh Orang dan Sejumlah Barang Bukti
- Penerimaan Pajak Riau Capai Rp15,81 Triliun, DJP Apresiasi Sinergi Pemangku Kepentingan
- Terbukti Langgar Kode Etik, Polda Riau Jatuhkan Sanksi PTDH kepada Aipda BS
- Kasus TNTN, Polda Riau Jerat 9 Orang atas Pengrusakan dan Perambahan Kawasan Konservasi
- Terima Tantangan Tanam Pohon, Siswa SMA Raih SIM Gratis dari Kapolda Riau
- Oknum Polisi di Bengkalis Diduga Pesta Narkoba, Kombes Pandra: Proses Hukum Berjalan Tegas
- Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Temu Ramah dengan Insan Pers, Perkuat Sinergi Informasi
- Polres Kampar Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial
Jejak Pengabdian yang Berpindah, Hawk 109/209 Tinggalkan Bumi Lancang Kuning

Keterangan Gambar : Foto : Dok Pen AU Roesmin Nurjadin
FN Indonesia Pekanbaru - TNI Angkatan Udara menggelar Upacara Tradisi Pelepasan Pesawat Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Group Tempur Lanud Roesmin Nurjadin menuju Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur Lanud Supadio, Pontianak. Kegiatan berlangsung di Apron Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (7/1/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Kasihar Skadron Udara 12 Mayor Tek Arifendi Subnafeu.

Baca Lainnya :
- Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Kandis Panen Raya Jagung Bersama Kelompok Tani0
- Akselerasi Swasembada Pangan, Kapolda Riau Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di Kampar0
- Kapolda Riau Tinjau Langsung Distribusi Makan Bergizi Gratis di MIN 1 Pekanbaru Usai Libur Sekolah0
- Bea Cukai Sita 160 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp300 Miliar di Pekanbaru, Belum Ada Tersangka0
- Kapolda Riau Resmikan Program Tabung Harmoni Hijau, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan0
Tradisi pelepasan ini diikuti Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, para pejabat Koopsau, Danwing Udara 3.1 Tempur, para kepala dinas, komandan satuan, serta seluruh perwira, bintara, dan tamtama Skadron Udara 12.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali laporan Perwira Upacara, penghormatan pasukan, penandatanganan, hingga penyerahan dokumen pesawat sebagai simbol resmi alih satuan. Suasana haru pun menyelimuti keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin, mengingat pesawat Hawk 109/209 telah lama menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian satuan.
Dalam amanatnya, Pangkoopsau Marsda TNI Djoko Hadipurwanto menegaskan bahwa tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan TNI Angkatan Udara terhadap alutsista yang telah mengabdi, sekaligus simbol estafet pengabdian antar satuan.
“Pesawat Hawk 109/209 telah menjadi bagian penting perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang. Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan selalu menjadi catatan sejarah satuan,” tegas Pangkoopsau.
Ia menambahkan, di balik setiap jam terbang pesawat tersebut tersimpan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme para penerbang, teknisi, serta seluruh personel pendukung yang senantiasa menjaga keselamatan terbang dan kerja.

Pemindahan pesawat Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Supadio, Pontianak, diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional satuan penerima dalam mengawal wilayah udara nasional, khususnya di kawasan Bumi Khatulistiwa. Langkah ini sejalan dengan upaya Koopsau dalam mengelola kekuatan udara secara adaptif, efektif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyampaikan bahwa pelepasan pesawat Hawk 109/209 menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin.
“Ada rasa haru dan bangga saat melepas pesawat yang telah mengukir sejarah pengabdian panjang di Bumi Lancang Kuning. Ke depan, Skadron Udara 12 akan diperkuat dengan kehadiran pesawat tempur Rafale yang direncanakan tiba pada akhir Januari 2026, sebagai bagian dari modernisasi alutsista guna semakin meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara,” ujar Danlanud.


Dengan tradisi ini, TNI Angkatan Udara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, menghormati sejarah pengabdian alutsista, serta memperkuat postur pertahanan udara nasional melalui modernisasi yang berkelanjutan.











