Bupati Anton Buka Pelatihan Takmir Masjid Paripurna se-Rokan Hulu, Dorong Penguatan UPZ dan Pemberdayaan Umat
FN Indonesia Rohul - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Pelatihan Takmir Masjid Paripurna Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu, Kamis (30/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Masjid yang Amanah, Profesional, dan Berdaya untuk Memakmurkan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat.”
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hulu Anton. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau Prof. Dr. Yahanan Sholeh, Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Alreza Ahyu, perwakilan Kementerian Agama Rokan Hulu, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini diikuti para imam dan marbot masjid paripurna tingkat desa dan kelurahan dari seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hulu Anton mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, imam dan marbot memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan masjid sekaligus menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Anton mengatakan peningkatan kapasitas pengurus masjid perlu dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan para imam dan marbot.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen meningkatkan perhatian dan kesejahteraan para pengurus masjid paripurna di tingkat desa dan kelurahan.
“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen penuh untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para imam dan marbot masjid paripurna di setiap desa dan kelurahan. Kita ingin memastikan mereka yang bertugas memakmurkan rumah Allah ini mendapatkan perhatian yang layak dan proporsional,” tegas Anton.
Menurutnya, pengelolaan masjid yang profesional dan kesejahteraan takmir menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan fungsi masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.
“Jika takmirnya sejahtera dan pengelolaannya profesional, maka fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi umat dapat terwujud secara maksimal,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha menekankan pentingnya keterlibatan pengurus masjid dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Menurut Baihaqi, UPZ masjid menjadi salah satu ujung tombak BAZNAS dalam menghimpun zakat dari masyarakat. Dana yang terkumpul selanjutnya dapat disalurkan kembali untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar masjid.
“Ini merupakan tahap awal. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum agar masjid-masjid semakin kuat dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah demi meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Baihaqi.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kemampuan pengelolaan masjid, tetapi juga mampu mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi berbasis masjid yang berjalan secara berkelanjutan.
Melalui penguatan kapasitas takmir serta optimalisasi UPZ, BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap masjid dapat semakin berdaya dalam menjalankan fungsi sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas umat yang amanah, profesional, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.
0 Komentar