Ringkus Pengedar Narkotika, 31 Catridge Etomidate dan 40 Ekstasi Disita Satresnarkoba Polresta Pekanbaru
FN Indonesia Pekanbaru - Sebuah pengungkapan narkotika di Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, mengungkap adanya penggunaan catridge vape yang diduga mengandung etomidate. Polisi mengamankan seorang pria berinisial RN (29) bersama puluhan catridge vape, puluhan pil ekstasi, dan sabu.
Pengungkapan dilakukan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru pada Rabu (26/8/2026) sore. Dari tangan tersangka dan hasil penggeledahan di rumahnya, polisi menyita 31 catridge vape merek Ninja yang diduga mengandung etomidate, 40 butir ekstasi, serta satu paket sabu dengan berat kotor 0,59 gram.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta melalui Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jalan Taman Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti tim opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kanit I Satresnarkoba IPTU Santo Morlando.
Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapati RN sedang berada di pinggir Jalan Taman Karya. Saat itu, RN diketahui duduk di atas sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam merah dengan nomor polisi BM 5264 JH.
Pemeriksaan terhadap RN dilakukan dengan disaksikan Ketua RT setempat. Dari tas selempang warna hitam yang dibungkus plastik hitam, polisi menemukan 20 catridge vape merek Ninja warna putih yang diduga mengandung etomidate.
“Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan 20 catridge vape yang diduga mengandung etomidate. Kemudian tersangka mengakui masih menyimpan narkotika lainnya di rumahnya,” tutur Noki, Sabtu 29 Agustus 2026.
Polisi kemudian membawa penyelidikan ke rumah kontrakan RN di Jalan Budi Daya Gang Budiman, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.
Dengan disaksikan pemilik kontrakan, petugas menggeledah kamar yang ditempati tersangka. Dari penggeledahan tersebut, kembali ditemukan 11 catridge vape diduga mengandung etomidate, 40 butir ekstasi merek Heineken warna kuning, dan satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,59 gram.
Puluhan pil ekstasi tersebut ditemukan di dalam kotak rokok merek Slava warna hitam.
“Total ada 31 catridge vape yang diduga mengandung etomidate, kemudian 40 butir pil ekstasi dan sabu dengan berat kotor 0,59 gram yang berhasil kita amankan dari tersangka,” jelas Noki.
Selain barang yang diduga narkotika, polisi turut mengamankan sejumlah barang lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. Di antaranya plastik klip, tas selempang, kotak rokok, satu unit telepon seluler merek Vivo, serta sepeda motor Yamaha Jupiter yang digunakan RN.
Hasil pemeriksaan urine terhadap RN juga menunjukkan hasil positif methamphetamine.
Dalam pemeriksaan awal, RN mengaku mendapatkan sabu dari dua orang berinisial R dan U. Keduanya kini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru.
Noki mengatakan pengungkapan tersebut tidak terlepas dari informasi yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, setiap informasi terkait dugaan peredaran narkotika akan ditindaklanjuti untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun pemasok yang berada di atas tersangka,” tegasnya.
Penyidik juga masih mendalami asal-usul 31 catridge vape yang diduga mengandung etomidate, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lainnya.
RN kini diamankan di Mapolresta Pekanbaru bersama seluruh barang bukti untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru memastikan pengembangan kasus masih berjalan, termasuk upaya mengungkap keberadaan R dan U yang disebut tersangka sebagai sumber narkotika.
0 Komentar