FNindonesia - Nasib malang menimpa seorang petani warga Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuansing, Riau.

Dia adalah, Abdul Mutolib, harus dilarikan ke rumah sakit akibat patah tulang dan luka-luka dibagian lengan sebelah kiri. 

Menurut keterangannya dan perangkat desa setempat, apa yang dideritanya adalah akibat dari serangan seekor beruang madu saat melakukan aktivitas sekitar tiga kilometer dari rumahnya.

Apa yang dialami Abdul Mutolib juga dibenarkan oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Tim telah menerima kabar tentang konflik manusia dan satwa. Tim bersama perangkat desa setempat termasuk bhabinkamtibmas telah mendatangi kediaman korban untuk mendapatkan informasi atas kejadian tersebut,"kata Plt Balai Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara melalui keterangan tertulis yang diperoleh FNindonesia.

Pihak BBKSDA Riau juga menyampaikan bahwa lokasi konflik berada di areal HPK dan berbatasan dengan konsesi (PT RAPP) serta merupakan habitat satwa liar sekitar TNTN.

Terkait peristiwa yang terjadi, masyarakat atau petani diharapkan tidak melakukan aktivitas di sekitar area sendirian.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan anarkis terhadap satwa dilindungi. (**).