Razia Gabungan Empat THM di Pekanbaru, Polisi Temukan Empat Pengunjung Positif Narkoba
FN Indonesia Pekanbaru - Polresta Pekanbaru bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru menggelar razia gabungan di empat tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru, Sabtu (7/11/2026) malam hingga Minggu dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan urine terhadap sejumlah pengunjung dan menemukan empat orang yang dinyatakan positif narkotika.
Razia yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang bersama kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Wawan. Empat lokasi yang menjadi sasaran yakni Andrews Party Mart, Live House, Hokki Pub Live Music, dan RP International Executive Club.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang melalui Kasat Resnarkoba AKP Noki Loviko mengatakan, razia tersebut merupakan langkah kepolisian bersama instansi terkait untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya di tempat hiburan malam.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melibatkan personel Satresnarkoba, Sat Samapta, Sat Intelkam, Tim Raga, Si Humas, Si Propam, dan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) Polresta Pekanbaru.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan BNN Kota Pekanbaru, Bidlabfor Polda Riau, Granat Kota Pekanbaru, Polisi Militer TNI AD, serta Satpol PP Kota Pekanbaru.
Dari hasil pemeriksaan urine di empat lokasi, petugas menemukan empat orang dengan hasil positif narkotika.
"Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Pekanbaru bersama BNN dan instansi terkait dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya di tempat hiburan malam, sebanyak empat orang menunjukkan hasil positif narkotika," tandasnya.
Rinciannya, di Andrews Party Mart enam orang menjalani pemeriksaan dan seluruhnya negatif. Kemudian di Live House, empat orang yang diperiksa juga dinyatakan negatif. Sementara di Hokki Pub Live Music, dari delapan orang yang menjalani tes urine, tiga orang dinyatakan positif dan lima lainnya negatif.
Selanjutnya, di RP International Executive Club, dari empat orang yang diperiksa, satu orang dinyatakan positif dan tiga lainnya negatif.
Dengan demikian, dari total 22 orang yang menjalani pemeriksaan urine, sebanyak empat orang menunjukkan hasil positif berdasarkan data pemeriksaan yang dilaporkan.
Petugas selanjutnya melakukan penanganan terhadap orang-orang yang hasil tes urinenya positif untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Polisi juga menyiapkan uji cepat terhadap barang bukti, gelar perkara, serta koordinasi dengan BNN Kota Pekanbaru dan jaksa penuntut umum.
Rangkaian razia berakhir sekitar pukul 03.00 WIB. AKP Noki Loviko menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru.
"Melalui operasi gabungan ini, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing," pungkasnya.
0 Komentar