FN Indonesia Pekanbaru Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan insiden kebakaran kendaraan di SPBU 14.282.667 Jalan Hangtua, Kota Pekanbaru, pada Senin (20/7/2026) telah ditangani dengan cepat sesuai prosedur tanggap darurat yang berlaku. Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Polresta Pekanbaru. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan petugas SPBU langsung menjalankan prosedur keselamatan begitu insiden terjadi. 

Operator SPBU segera mengaktifkan Emergency Shutdown pada dispenser untuk menghentikan aliran bahan bakar, kemudian melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lokasi. 

"Pada saat insiden terjadi, operator SPBU segera melakukan prosedur tanggap darurat dengan mengaktifkan Emergency Shutdown pada dispenser guna menghentikan aliran BBM, kemudian melakukan upaya pemadaman awal menggunakan APAR yang tersedia di area SPBU sesuai prosedur keselamatan yang berlaku," ujar Fahrougi. 

Setelah itu, proses pemadaman dilanjutkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi hingga api berhasil dipadamkan. 

Saat ini, area lokasi kejadian telah dipasang garis polisi (police line) oleh Polresta Pekanbaru sebagai bagian dari proses penyelidikan. Pertamina Patra Niaga menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. 

Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan seluruh prosedur operasional telah dijalankan sesuai ketentuan. 

Pemeriksaan tersebut meliputi penelusuran rekaman CCTV, verifikasi data transaksi, evaluasi penerapan sistem Subsidi Tepat, serta pemeriksaan kepatuhan operator terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dan aspek keselamatan di SPBU. 

Fahrougi menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen mengutamakan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap operasional SPBU guna menjaga keamanan pelanggan dan pekerja. 

"Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses investigasi selesai dilakukan," tutupnya.