Fn-Indonesia.com. Bengkalis,siak kecil - Pada Selasa (23/1/24) Pagi, Kapolsek Siak Kecil beserta personil Polsek Siak Kecil aktif terlibat dalam kegiatan gotong royong sepanjang kanal Sungai Linau, melibatkan warga setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi dampak banjir yang melanda selama ± 24 hari, merendam halaman rumah warga dan menyebabkan akses menuju desa terpencil terputus.

 

Selain melibatkan warga secara manual, gotong royong juga didukung oleh alat berat dari perusahaan setempat. Menurut Kapolsek Siak Kecil, Ipda Eko WNB, hari ini merupakan hari kedua tanpa hujan intens di Kecamatan Siak Kecil, dan debit air mulai berangsur surut.

 

"Saat ini, kami berusaha melakukan normalisasi aliran air untuk memastikan rumah warga segera terbebas dari genangan air," ujar Pak Kapolsek Siak Kecil.

 

Kapolsek Siak Kecil juga memberikan informasi kepada media terkait rencana pemindahan 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdampak banjir, termasuk di Desa Sungai Linau, Sungai Nihung, Bandar Jaya, dan Muara Dua. Meskipun akses menuju dua desa terakhir terputus dan hanya dapat diakses melalui jalur sungai menggunakan pompong atau speed boat, Kapolsek optimis bahwa kendala ini dapat diatasi dalam beberapa minggu ke depan.

 

Dalam sela-sela kegiatan gotong royong, Kapolsek Siak Kecil menyampaikan pesan tenang kepada warga yang terdampak banjir. "Kita harus tetap bersyukur dan berdoa agar banjir segera surut. Mari tetap tolong-menolong dan bekerja sama, meskipun pilihan pada pemilu 2024 nanti berbeda-beda, kita tetap menjaga silaturahmi dan hubungan sesama warga," ungkap Kapolsek.

 

Sungai Linau merupakan akses utama menuju desa terpencil di Desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya. Upaya gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk memudahkan akses lalu lintas, tetapi juga untuk meminimalisir dampak banjir pada pemilihan umum mendatang.

 

Saat berada di lokasi gotong royong, Polsek Siak Kecil juga bertemu dengan tenaga medis yang dipimpin oleh Kapuskesmas Sadar Jaya, dr. James. "Kami sangat bangga memiliki kapolsek yang tanggap dan peduli dengan masyarakat. Semoga apa yang diinginkan Kapolsek dan Kepolisian untuk menciptakan masyarakat yang aman, kondusif, serta pemilu yang damai dapat terwujud," kata dr. James.

 

Harapan bersama saat ini adalah agar bencana banjir dapat cepat teratasi, baik dari pemulihan rumah warga terdampak hingga kebutuhan sembako dan kesehatan warga yang berada di pengungsian.

 

Diharapkan pada saat pencoblosan pemilu 2024 tanggal 14 Februari 2024, semua aktivitas dapat berjalan normal dan kendala-kendala di Kecamatan Siak Kecil dapat diminimalisir, sehingga pemilu berjalan aman, tertib, dan damai.