Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman Karhutla di Bengkalis, Lahan Terbakar Capai 70 Hektar
FN Indonesia Bengkalis – Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengintensifkan operasi pemadaman di wilayah Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar pada hari ini diperkirakan mencapai sekitar 70 hektare. Area yang terbakar didominasi lahan gambut kering dengan kedalaman cukup dalam, sehingga menyulitkan proses pemadaman secara menyeluruh.
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Asops Kasdam I/Bukit Barisan Kolonel Inf. Rendra Dwi Ardhani, selaku Koordinator Lapangan, dengan dukungan Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa sebagai Wakil Koordinator.
Turut hadir dalam penanganan tersebut Karoops Polda Riau Kombes Pol. Ino Harianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta Dandim Bengkalis Letkol Inf. Haris yang ikut memastikan penanganan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Pemadaman di darat dilakukan oleh Satgas Darat yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta masyarakat setempat.
Kolonel Inf. Rendra Dwi Ardhani menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran yang terus berkembang di tengah kondisi lingkungan yang ekstrem.
Selain upaya darat, pemadaman juga diperkuat melalui operasi udara berupa water bombing oleh Satgas Udara yang dipimpin Capt. Pilot Arif Budiarto. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses oleh personel di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi lahan gambut yang kering dan dalam sehingga api membara hingga ke lapisan bawah, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi, serta arah angin yang berubah-ubah yang mempercepat penyebaran api.
"Meski demikian, berkat kerja sama solid seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan dan terus dioptimalkan hingga seluruh titik api dapat dikendalikan," jelas Kolonel Inf. Rendra Dwi Ardhani.
Tim Satgas juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan upaya penanggulangan karhutla, khususnya di wilayah Provinsi Riau.
0 Komentar