Tabrakan Tragis di Jalan Karet, Satu Tewas dan Tiga Luka Berat
Fn-Indonesia.com. Pekanbaru, Sabtu (03/02/2024) - Kejadian tragis terjadi di Jalan Karet, Kecamatan Pekanbaru Kota, siang tadi, sekitar pukul 11.15 WIB. Sebuah mobil Mitsubishi Expander plat BM 13XX OK yang dikendarai oleh RM (28), seorang pria asal Tambang, Kabupaten Kampar, menabrak tiga sepeda motor, satu sepeda, dan beberapa pejalan kaki.
Akibat kecelakaan mengerikan tersebut, satu nyawa melayang di tempat kejadian, sementara tiga orang lainnya harus merasakan derita luka berat. Selain itu, beberapa orang mengalami luka ringan sebagai dampak dari insiden tragis ini.
Mobil yang dikemudikan oleh RM menabrak sejumlah pengendara sepeda motor, antara lain, Irgi Rizki Ari (27), Findramin (56), Aisyah Naufa Fadhela (4), Alfatih (6), dan satu orang tanpa identitas yang belum terungkap. Tidak hanya itu, korban pejalan kaki juga ikut terkena dampak, seperti Sanum Khaira Azalia (1,5), Rafafar (4), dan Vika Putri Andini (8).
Dalam kecelakaan yang mengakibatkan Vika Putri Andini (8) meninggal dunia di tempat, tiga korban lainnya mengalami luka berat, termasuk Aisyah Naufa Fadhela, Sanum Khaira Azalia, dan seorang pria pengendara motor yang identitasnya masih belum teridentifikasi.
Sementara itu, korban lainnya, seperti Rafafar, Alfatih, dan sopir minibus, mengalami luka ringan. Mobil minibus mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara sejumlah sepeda motor dan sepeda juga mengalami kerusakan yang signifikan, merugikan secara materi hingga mencapai Rp20 juta.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, menjelaskan kronologi kecelakaan. Menurutnya, mobil minibus yang dikemudikan oleh RM bergerak dari arah selatan ke utara di Jalan Karet. Namun, di depan Toko Ril Optik, mobil tiba-tiba melebar ke arah berlawanan atau ke kanan, menabrak motor yang terparkir, dan terus melaju menabrak pesepeda serta pejalan kaki.
Mobil akhirnya berhenti setelah menabrak seorang pria yang masih belum teridentifikasi identitasnya. Saat ini, RM telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan.
Meskipun dugaan sopir mengantuk atau mabuk masih dalam penyelidikan, Kompol Alvin menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini.
“Masih dalam penyelidikan, sopir masih kami mintai keterangan,” sebut Kompol Alvin.
0 Komentar