FN Indonesia Pekanbaru – Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Hingga Kamis (12/3/2026), pemadaman masih berlangsung di beberapa titik yang tersebar di wilayah kerja empat Daerah Operasi (Daops). 

Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, Polri, TNI, BPBD Provinsi Riau, terus melakukan upaya pemadaman dari pagi hingga sore hari. 

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian, mengatakan personel Manggala Agni saat ini fokus melakukan pemadaman sekaligus patroli pencegahan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran. 

“Tim Manggala Agni dari empat Daops, yakni Pekanbaru, Siak, Dumai dan Rengat, terus melakukan operasi pemadaman di beberapa titik kebakaran di Provinsi Riau,” ujar Ferdian. 

Ia menjelaskan, proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi bahan bakar alami berupa vegetasi yang melimpah dan sangat kering, terbatasnya sumber air, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api. 

Selain itu, beberapa lokasi kebakaran berada di wilayah terpencil dengan akses yang sulit dijangkau. Bahkan di beberapa titik, tim harus menggunakan transportasi air untuk mencapai lokasi kejadian. 

“Beberapa titik kebakaran berada di lokasi yang jauh dan cukup terpencil, sehingga akses menuju lokasi cukup sulit. Bahkan ada yang harus menggunakan kendaraan air untuk menjangkau area tersebut,” jelasnya. 

Berdasarkan laporan operasi pemadaman darat pada Kamis (12/3/2026), beberapa lokasi kebakaran yang ditangani Manggala Agni di antaranya berada di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dengan luas area terbakar sekitar 15 hektare dan saat ini memasuki hari keempat pemadaman lanjutan. 

Di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terjadi di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat dengan luas sekitar 15 hektare dan telah memasuki hari ketiga pemadaman. Sementara di Kota Dumai, tim juga melakukan pemadaman lanjutan di Desa Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai. 

Untuk wilayah Kabupaten Siak, kebakaran tercatat terjadi di Desa Dayun, Kecamatan Dayun dengan luas sekitar 7 hektare dan saat ini memasuki tahap mopping up atau pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam. 

Sementara di wilayah kerja Daops Rengat, kebakaran terpantau terjadi di Desa Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas lahan terbakar sekitar 13,05 hektare. Api di lokasi tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan setelah tiga hari operasi. 

Selain itu, operasi pemadaman juga masih berlangsung di Desa Pulau Muda dan Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. 

Ferdian menambahkan bahwa selain fokus pada pemadaman, personel Manggala Agni juga terus melakukan patroli pencegahan karhutla sebagai langkah deteksi dini serta mempercepat respons jika ditemukan titik api baru. 

“Kami juga terus melakukan patroli pencegahan serta pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (F)