Ditresnarkoba Polda Riau Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Santa Maria untuk Wujudkan Pemilu Dama
Fn-Indonesia.com. Pekanbaru - Ditresnarkoba Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pemilu damai dengan melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba. Kegiatan kali ini diselenggarakan di SMA Santa Maria Pekanbaru pada Selasa (23/01/2024) pagi.
Sosialisasi ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama siswa dan guru, mengenai dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Acara tersebut dihadiri oleh Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Masriah Saragih, beserta beberapa anggota tim, seperti AKP Juper Lumban Toruan, IPDA Syafran, Bripka Harry Wira Salim, dan Wakil Kepala Sekolah SMA Santa Maria bidang Humas, Marlon Sinaga. Turut hadir 241 siswa dan 10 orang guru dari SMA Santa Maria.
Pembukaan acara dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah SMA Santa Maria Pekanbaru, dilanjutkan dengan sambutan dari Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Masriah Saragih. Selanjutnya, materi sosialisasi disampaikan oleh AKP Jaliper Lumban Toruan, mencakup berbagai aspek seperti sumber masuknya penyelundupan narkoba ke Indonesia, jenis, bentuk, dan golongan narkoba, serta modus operandi pelaku dalam menyelundupkan dan mengedarkan narkoba.
Para peserta juga diberikan pemahaman mendalam mengenai ciri-ciri penyalahguna narkoba serta faktor-faktor penyebab penyalahgunaan tersebut. Sesi tanya jawab memberikan siswa dan guru kesempatan untuk bertanya dan mendiskusikan lebih lanjut mengenai bahaya narkoba, menciptakan lingkungan yang edukatif dan interaktif.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda kebersamaan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa dan guru tentang bahaya narkoba. Polri berkomitmen untuk menanggulangi kejahatan narkoba di Indonesia,” ujar Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Masriah Saragih.
Ia menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam memberikan pemahaman dan mendukung masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai, terutama dalam menyambut pelaksanaan Pemilu 2024.
0 Komentar