- Owa Siamang Dijual Rp10 Juta, Polisi Ungkap Jaringan Satwa Dilindungi di Riau
- Polresta Pekanbaru Ungkap Enam Perkara Viral, dari Geng Motor hingga Satwa Dilindungi
- Pesta Narkoba di Baliview Pekanbaru Digerebek, Polisi Amankan Tujuh Orang dan Sejumlah Barang Bukti
- Penerimaan Pajak Riau Capai Rp15,81 Triliun, DJP Apresiasi Sinergi Pemangku Kepentingan
- Terbukti Langgar Kode Etik, Polda Riau Jatuhkan Sanksi PTDH kepada Aipda BS
- Kasus TNTN, Polda Riau Jerat 9 Orang atas Pengrusakan dan Perambahan Kawasan Konservasi
- Terima Tantangan Tanam Pohon, Siswa SMA Raih SIM Gratis dari Kapolda Riau
- Oknum Polisi di Bengkalis Diduga Pesta Narkoba, Kombes Pandra: Proses Hukum Berjalan Tegas
- Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Temu Ramah dengan Insan Pers, Perkuat Sinergi Informasi
- Polres Kampar Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial
6 Rumah di Asrama Tim Intel Korem 031 Wirabima Pekanbaru Hangus Terbakar

Keterangan Gambar : Foto : fn Indonesia
FN Indonesia Pekanbaru Kebakaran hebat melanda Kompleks Asrama Tim Intel Korem 031 Wirabima (Asrama Pancasila) yang berlokasi di Jalan Sukoharjo, Kota Pekanbaru, pada Rabu (31/12) sore. Sebanyak enam unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.01 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, tim gabungan dari berbagai pos langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang dengan cepat merambat di bangunan semi permanen tersebut.
Dulgamar, perwakilan dari bagian Komunikasi dan Informasi pemadam kebakaran Kota Pekanbaru, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk meminimalisir perambatan api.
"Kita kerahkan semuanya ada sekitar 8 unit, 7 mobil air dan 1 unit armada rescue," tutur Dulkamar saat ditemui di lokasi kejadian.

Armada tersebut didatangkan dari berbagai posko, termasuk dari Kopan, Cempaka, Bukit Raya, AKAP, Andayani, 1 unit mobil tim Sabara Polresta Pekanbaru serta bantuan dari MPK Rescue.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Meski api berhasil dikuasai dengan relatif cepat, petugas mengaku sempat mengalami kendala teknis di lapangan.
"Kendala kita cuma sumber air saja," tambah Dulgamar.
Kondisi bangunan yang sebagian besar terdiri dari material kayu di bagian dapur juga membuat api lebih mudah berkobar. "Bangunan ada yang separuh dari papan di bagian dapurnya, sementara bagian depannya bangunan permanen," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pemicu kebakaran tersebut.
Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kerugian dipastikan hanya berupa materiil dari enam petak rumah yang terdampak.
"Alhamdulillah tidak ada korban, cuma materi saja," pungkas Dulgamar. (F)











