Sempat Kabur, Pelaku Penikaman Pengamen Badut di Pekanbaru Menyerahkan Diri ke Polisi
FN Indonesia Pekanbaru - Aksi penikaman yang menimpa seorang pengamen badut di Kota Pekanbaru akhirnya menemui titik terang. Pelaku yang sempat melarikan diri usai kejadian kini telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Pelaku diketahui datang ke Polresta Pekanbaru dan langsung diamankan oleh petugas setelah sebelumnya masuk dalam pencarian aparat. Penangkapan ini mengakhiri pelarian pelaku yang sempat menghebohkan warga.
Korban dalam peristiwa tersebut adalah Gilang Ramadhan (23), seorang pengamen badut yang mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam. Ia menderita luka tusuk di bagian perut hingga menyebabkan usus keluar, serta luka di bagian lengan kiri.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, di depan sebuah minimarket di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukit Raya. Kejadian bermula dari cekcok antara korban dan pelaku yang kemudian berujung pada aksi kekerasan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertengkaran sempat memanas hingga keduanya terlibat aksi saling lempar batu. Situasi sempat mereda, namun pelaku diduga kembali ke lokasi dengan membawa senjata tajam.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban dan melayangkan tusukan ke bagian perut serta lengan. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi terluka parah.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menggunakan mobil pick up ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Muhammad Zamhur, membenarkan bahwa pelaku kini telah diamankan setelah menyerahkan diri ke polisi.
“Pelaku sudah kami amankan, yang bersangkutan menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi penikaman tersebut. Penanganan lebih lanjut ditangani oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru.
0 Komentar