FN Indonesia Pekanbaru - Suasana hangat Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Sabtu (1/8/2026), mendadak berubah ketika seorang ibu paruh baya yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis mengalami kondisi yang mengkhawatirkan. 

Awalnya, perempuan tersebut datang seperti warga lainnya untuk memanfaatkan layanan bakti kesehatan yang disediakan tim Biddokkes Polda Riau. Ia tampak tenang saat petugas memeriksa tekanan darah dan mengambil sampel darah untuk pemeriksaan kadar gula. 

Namun beberapa saat kemudian, hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darahnya berada di atas 300 mg/dL. Kondisinya semakin mengkhawatirkan setelah ia mengeluhkan sesak napas. 

Melihat kondisi itu, tim medis Biddokkes Polda Riau langsung bergerak cepat. Dokter bersama tenaga kesehatan segera memberikan penanganan awal di lokasi sembari terus memantau kondisi pasien agar tidak semakin memburuk. 

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Ade Wibawa yang berada di lokasi ikut memastikan penanganan berjalan dengan baik. Ia mengatakan tim medis segera melakukan observasi lanjutan setelah mengetahui hasil pemeriksaan. 

"Pada saat pelayanan kesehatan tadi, diambil sampel darah dan hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula beliau di atas 300. Saat hendak pulang, beliau mengeluhkan sesak napas. Tim dokter langsung melakukan observasi dan pemeriksaan ulang," ujar Kombes Pol I Ketut Gede Ade Wibawa. 

Pemeriksaan kedua menunjukkan kadar gula darah perempuan tersebut mulai menurun menjadi sekitar 277 mg/dL. Meski demikian, tim medis tetap melakukan pemantauan intensif untuk memastikan kondisinya stabil. 

"Beliau masih terus kami observasi. Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, kami akan segera mengevakuasinya ke rumah sakit di Pekanbaru," katanya. 

Di sela proses penanganan, petugas medis terus berusaha menenangkan pasien agar tidak panik. Dukungan juga datang dari personel Brimob dan warga yang berada di sekitar lokasi, yang ikut memberikan ruang agar tim kesehatan dapat bekerja dengan maksimal. 

Peristiwa itu menjadi gambaran bahwa kehadiran layanan kesehatan dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan sekadar pelengkap kegiatan sosial. Bagi sebagian warga, pemeriksaan sederhana justru menjadi pintu awal untuk mengetahui kondisi kesehatan yang selama ini tidak disadari. 

Di kawasan Tebing Tinggi Okura yang hingga kini belum memiliki puskesmas dan masih mengandalkan puskesmas pembantu, layanan kesehatan keliling seperti ini menjadi harapan bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan medis lebih dini. 

Bagi ibu paruh baya itu, hari yang semula hanya diniatkan untuk memeriksakan kesehatan berubah menjadi momen penyelamatan. Berkat respons cepat tim Biddokkes Polda Riau, kondisinya dapat segera ditangani sebelum mendapat penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan apabila diperlukan.