fn-indonesia.com

Sumber Referensi Terpercaya

Polres Siak Ungkap Pembunuhan Lansia di Dayun, Pelaku Habisi Korban Demi Beli Motor untuk Pacar

Foto : Istimewa

FN Indonesia Siak - Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita lanjut usia di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Siak. Seorang pemuda berinisial IA (21) diamankan setelah diduga kuat menjadi pelaku utama dalam peristiwa tersebut. 

Pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (6/4/2026). Polisi membeberkan bahwa tindakan keji tersebut telah direncanakan sebelumnya oleh pelaku. 

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap saat warga sekitar merasa curiga terhadap kondisi rumah korban berinisial S (77). Rumah tersebut terlihat tertutup rapat dengan lampu teras yang terus menyala. Kecurigaan semakin kuat hingga akhirnya keluarga bersama warga memutuskan untuk mengecek ke dalam rumah. 

Saat jendela berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di ruang tengah. Di tubuh korban juga ditemukan senjata tajam berupa parang. 

Mendapat laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Siak segera melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 10 jam, petugas berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku. 

IA akhirnya ditangkap pada Jumat dini hari (3/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di sebuah hotel di wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku telah menyusun rencana pembunuhan sejak sehari sebelum kejadian. Ia bahkan mempersiapkan dua senjata tajam, yakni pisau dan parang, untuk memastikan aksinya berjalan sesuai rencana. 

Aksi pembunuhan terjadi saat korban sedang berada di dalam rumah usai melaksanakan ibadah. Pelaku memanfaatkan situasi ketika korban lengah, lalu menyerang secara tiba-tiba. Meski sempat memberikan perlawanan, korban akhirnya tewas akibat luka parah yang diderita. 

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban, di antaranya uang tunai sekitar Rp15 juta, perhiasan emas, dokumen berharga, serta satu unit telepon genggam. 

Polisi mengungkap bahwa motif pelaku dilatarbelakangi keinginan untuk memiliki uang secara cepat. Hasil kejahatan tersebut kemudian digunakan untuk membeli sepeda motor yang diberikan kepada kekasihnya, serta membagi sebagian uang tunai. 

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk senjata tajam yang digunakan pelaku, pakaian korban, satu unit sepeda motor hasil pembelian dari uang kejahatan, serta sisa uang tunai. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Kapolres menegaskan bahwa tersangka terancam hukuman berat, mulai dari pidana penjara hingga hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup. (F)

 

Latest News

BNNK Pekanbaru Edukasi Mahasiswa STIPAR Riau, Dorong Generasi Muda Berani Tolak Narkoba

BNNK Pekanbaru Edukasi Mahasiswa STIPAR Riau, Dorong Generasi Muda Berani Tolak Narkoba

FN Indonesia Pekanbaru – Lingkungan perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi…
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api dan Pendinginan Dalam Tangani Karhutla di Siak

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api dan Pendinginan Dalam Tangani Karhutla di Siak

FN Indonesia Siak – Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan…
Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

FN Indonesia Karo, Sumut - Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat…
“13 Tahun Cukup!” 150 Pengungsi Afghanistan Desak UNHCR Buka Jalan ke Negara Ketiga

“13 Tahun Cukup!” 150 Pengungsi Afghanistan Desak UNHCR Buka Jalan ke Negara Ketiga

FN Indonesia Pekanbaru - Penantian panjang tanpa kepastian mendorong sekitar 150 pengungsi dan pencari suaka asal Afghanistan…
Police Go To School di Kampar, Kapolres Ajak Pelajar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla Melalui Green Policing

Police Go To School di Kampar, Kapolres Ajak Pelajar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla Melalui Green Policing

FN Indonesia Bangkinang - Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengajak siswa dan siswi SMPN 1 Bangkinang Kota…
Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Pekanbaru, 15 Jadwal Dibatalkan

Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Pekanbaru, 15 Jadwal Dibatalkan

FN Indonesia Pekanbaru - Sejumlah calon penumpang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru harus…
Karhutla di Dayun Siak Terus Ditangani, Water Bombing hingga Alat Berat Turun ke Lokasi

Karhutla di Dayun Siak Terus Ditangani, Water Bombing hingga Alat Berat Turun ke Lokasi

FN Indonesia Siak - Langka mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membakar sekitar 10 hektare di Kampung…
Nyalakan Semangat Kebersamaan, Pertamina Patra Niaga Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Medan

Nyalakan Semangat Kebersamaan, Pertamina Patra Niaga Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Medan

FN Indonesia Medan -  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sukses menyelenggarakan kegiatan Rekor MURI Memasak dengan…
Edukasi Keselamatan dan Green Policing Warnai CFD Pekanbaru, Warga Dapat Helm hingga Bibit Tanaman

Edukasi Keselamatan dan Green Policing Warnai CFD Pekanbaru, Warga Dapat Helm hingga Bibit Tanaman

FN Indonesia Pekanbaru – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu pagi, dimanfaatkan…