FNindonesia - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal memimpin kegiatan apel gabungan dengan sandi Operasi Lilin 2022. Operasi ini juga dapat diartikan sebagai operasi kemanusiaan demi menjaga stabilitas keamanan masyarakat diberbagai wilayah yang rawan khususnya Provinsi Riau.

Selain membacakan amanat Kapolri dan sejumlah poin penting dalam terselenggaranya kegiatan ini, Kapolda Riau menyampaikan terdapat 3063 personel gabungan dikerahkan terdiri dari Polri, TNI, komponen masyarakat serta instansi terkait lainnya. Selain itu, operasi yang dimulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 ini akan dipersiapkan 34 Pos PAM dan 22 Pos pelayanan masyarakat.

Mantan Kapolda NTB ini menambahkan, apel OPS lilin yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Riau Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, 22 Desember 2022, sebagai bentuk pemeriksaan dan pengecekan akhir dari kesiapan personel menjelang dimulainya operasi selama 11 hari kedepan. Untuk itu, dalam tugasnya tim gabungan lebih mengedepankan upaya edukatif dan persuasif karena semangatnya operasi ini adalah operasi kemanusiaan.

" Kami tetap waspada karena ada potensi kerawanan dalam pengamanan ketertiban keselamatan, termasuk kerawanan keselamatan berlalu lintas , kerawanan kemacetan maupun kerawan gangguan keamanan dari kejahatan baik kejahatan konvensional maupun ancaman terorisme,"kata Iqbal.

Selain melakukan upaya upaya preentif dan preventif dalam mengupayakan hukum seperti operasi pekat yang dilaksanakan sebelumnya. Tujuannya tidak lain adalah mengupayakan terciptanya situasi kondusif agar pelaku pelaku kriminal kita jaring kita razia diseluruh tempat hiburan.

Dalam hal ini, kepolisian juga menyampaikan pesan jangan coba coba sekali merayakan tahun baru maupun momentum perayaan ibadah dengan menyalahgunakan obat obatan salah satu narkoba sampai operasi knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

" Jangan main-main di wilayah hukum polda riau dan wilayah hukum korem 031 wirabima wilayah provinsi riau dalam melakukan aksi kejahatan kriminal yang meresahkan masyarakat,"pesan Kapolda. (BM1).