Fn-Indonesia.com. Pekanbaru - Penjabat (Pj) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Lancang Kuning yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran Idulfitri di Provinsi Riau telah berjalan lancar. Menurutnya, hal ini terjadi berkat kerja sama dari semua pihak terkait.

 

Ia mengungkapkan bahwa selama periode arus mudik dan balik, PJ Gubri bersama dengan seluruh pemangku kepentingan terus memantau situasi di lapangan. Bahkan, ia secara langsung turun bersama Kapolda Irjen Iqbal, Danrem O31/WB Dany Rakca, Kajati Riau Akmal Abas, serta pejabat terkait lainnya di Riau.

 

"Dalam memantau arus mudik dan balik, kami turun langsung bersama Kapolda, Danrem, dan instansi terkait lainnya. Kami secara langsung melihat situasi di lapangan," kata SF pada hari Rabu (17/4/2024).

 

PJ Gubri juga menyampaikan rasa syukurnya karena tidak terjadi insiden bencana alam pada jalur mudik tahun ini di Riau. Bahkan, tidak ada jalur mudik yang mengalami kemacetan yang mengganggu lalu lintas.

 

"Kami bersyukur bahwa arus mudik dari berangkat hingga pulang berjalan lancar tanpa insiden dan kemacetan. Keberhasilan ini juga berkat Operasi Ketupat yang berjalan dengan aman dan lancar. Tentu ini semua berkat kerja sama semua pihak, terutama Pak Kapolda," ujarnya.

 

Untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat di Riau, Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta Dinas PUPR Riau untuk ikut terlibat aktif. Hal ini terutama dalam memperbaiki dan menutup lubang-lubang di jalur mudik guna mencegah terjadinya kecelakaan.

 

"Kita telah meminta Dinas PUPR untuk memperbaiki jalur mudik dan menutup lubang-lubang yang ada. Jika tidak dapat diperbaiki, maka akan ditutup sementara. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Operasi Ketupat beserta Kapolda yang telah turun memantau jalur darat, laut, dan udara," tambahnya.

 

Sebelumnya, Polda Riau merilis data Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 yang berlangsung selama 13 hari mulai dari tanggal 3 hingga 16 April 2024. Selama operasi berlangsung, terjadi penurunan drastis angka kecelakaan sebesar 27 persen dibanding tahun sebelumnya, serta penurunan angka gangguan keamanan sebesar 14 persen.

 

Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal, menyatakan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan operasi berjalan lancar. Hal ini termasuk dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran Idulfitri.

 

"Ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pj Gubernur Riau, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional, Dishub, Balai Pelaksana Transportasi Darat, HK, Danrem, Jasa Raharja, dan semua stakeholder yang terlibat," ungkap Kapolda.

 

Selain Operasi Ketupat Lancang Kuning, Polda Riau juga telah melakukan berbagai terobosan untuk menjaga keamanan selama bulan suci Ramadan dengan menggelar Operasi Tertib Ramadan. Kegiatan rutin pun akan terus ditingkatkan mengingat masih banyak pemudik yang melintas di wilayah Riau menuju Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, dan sebaliknya.