Mayat Sopir Truk Ditemukan Terlilit Lakban di Bengkel Pekanbaru, Polisi Buru Rekan Korban
FN Indonesia Pekanbaru - Warga Kota Pekanbaru digegerkan dengan penemuan mayat seorang sopir truk yang ditemukan dalam kondisi terlilit lakban di sebuah bengkel di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Bengkel 72, Kecamatan Payung Sekaki, Minggu (17/5/2026).
Korban diketahui bernama Heri Supriadi, yang merupakan sopir cadangan truk pengangkut minyak goreng dari Medan dengan tujuan Lampung.
Kasubnit Reskrim Polresta Pekanbaru, IPDA S Hutabarat, menjelaskan penemuan mayat bermula saat seorang pria datang ke Polsek Payung Sekaki sekitar pukul 13.45 WIB untuk meminta pendampingan polisi.
“Pelapor menyampaikan bahwa mobil pengangkut minyak goreng dari Medan tujuan Lampung ditemukan di bengkel tersebut dan GPS kendaraan sudah dicabut,” ujar IPDA S Hutabarat.
Mendapat laporan itu, personel Polsek Payung Sekaki langsung mendatangi lokasi bersama pelapor untuk melakukan pengecekan. Saat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di bagian belakang kabin truk, tempat biasa sopir beristirahat.
“Korban ditemukan dalam keadaan terikat menggunakan lakban. Bagian muka, mata, mulut, tangan hingga kaki dilakban,” jelasnya.
Polisi menduga korban meninggal akibat tindak kekerasan. Dugaan sementara mengarah pada kasus pembunuhan, meski penyidik masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
“Kalau dilihat dari kondisi di TKP, ada dugaan kekerasan atau pembunuhan,” katanya.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu seorang pria yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Orang yang dicurigai diketahui merupakan rekan korban dan kini sedang dalam pencarian tim di lapangan.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya lakban yang digunakan mengikat korban, sampel minyak goreng dari truk, serta barang-barang milik korban.
Jenazah korban juga telah dibawa untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
“Perkiraan sementara korban meninggal sekitar dua hingga dua belas jam sebelum ditemukan,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Di bagian wajah korban tampak mengeluarkan darah serta terdapat bekas ikatan lakban di beberapa bagian tubuh.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematian tragis sopir truk tersebut.
0 Komentar