FN-Indonesia.com. Bengaklis - Banyak cara kreatif untuk mengajak Kalangan Pelajar dalam menjauhi penyalahgunaan narkoba. Salah satu hal yang bisa dimaksimalkan adalah menggali kreativitas dan kearifan lokal sebagai upaya pencegahan narkoba. 

Berdasarkan hal tersebut, mahasiswa KKN STAIN Bengkalis mengadakan seminar dengan tema " Merawat Kearifan Lokal melalui Pembentukan Karakter Pelajar " adapun narasumber dalam seminar ini adalah Kapolsek Siak Kecil Dr (cand) Eko Wahyu. NB, S.H., M.H. dengan sub tema Bahaya Kecanduan Narkoba 

Pada Senin (14/8/23), Bertempat di SMP N 1 Siak kecil, Mahasiswa KKN STAIN Bengkalis memanfaatkan kearifan lokal untuk mendiseminasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di Kalangan pelajar usia dini

Sebagai Narasumber. Kapolsek Siak Kecil Dr (cand) Eko Wahyu. NB, S.H., M.H.menyampaikan, upaya sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayahnya semua ini membutuhkan inovasi sebagai upaya penyampaian misi pencegahan dan penanggulangan narkotika yang efektif.

"Sosialisasi pencegahan narkoba di wilayah kita membutuhkan inovasi sebagai upaya penyampaian misi pencegahan dan penanggulangan yang efektif " jelasnya

"Seni budaya Bengkalis yang menjadi kearifan lokal, kita maksimalkan, agar penyampaian pesan bahaya narkoba pada kalangan pelajar dapat kena sasaran" papar Dr. Eko 

"Sosialisasi kita lakukan secara masif sebagai upaya menciptakan kalangan Pelajar yang IMUN (memiliki daya tangkal dan daya tolak) terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika" ucapnya

"jangan coba-coba menggunakan narkoba karna dapat merusak otak dan prilaku kita, say no to Drugs" tegas nya

Sementara Bapak Risman Hambali selaku Dosen Pembimbing KKN Kecamatan Siak Kecil sekaligus Penanggung jawab kegiatan ini menyebut " untuk mewujudkan generasi berpendidikan yg berkemajuan di masa depan, dipandang perlu Mahasiswa KKN STAN menggelar gegiatan ini"

Ia menambahkan "Dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengatahuan para pelajar tentang Narkotika dan Obat-obatan terlarang lainnya serta dapat menjadi penggerak Anti Narkoba dilingkungan desanya"

Dalam program diseminasi informasi melalui sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi ruang penyaluran kreativitas pelajar dalam bingkai aksi global untuk mewujudkan generasi muda sehat tanpa narkotika.(rls).