Ketika Masa Depan Ditanam Hari Ini, Polres Kampar Menjaga Harapan Lewat Bank Pohon
FN Indonesia Kampar - Ketika dunia berlomba menatap masa depan dengan teknologi canggih, Polres Kampar justru mengajak semua orang menoleh sejenak ke sesuatu yang sederhana namun menentukan kehidupan pohon.
Sabtu pagi, 24 Januari 2026, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang bersama Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat menapaki area Bank Pohon Setia Polres Kampar. Bukan untuk seremoni, melainkan memastikan satu per satu pohon dan bibit yang tumbuh di sana dirawat dengan baik.
Di tengah isu kualitas udara yang terus menurun akibat polusi industri dan transportasi, keberadaan pohon menjadi semakin krusial. Pohon tak lagi sekadar penghias lanskap, melainkan penopang utama kehidupan menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjaga keseimbangan alam, dan menjadi benteng alami menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan perawatan ini melibatkan jajaran Polres Kampar, di antaranya Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, Kasat Binmas AKP Nanang Pujiono, KBO Samapta Ipda Davit Gusmanto, serta personel Satlantas. Bersama-sama mereka membersihkan area, menyiram tanaman, dan memastikan bibit pohon tumbuh subur.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan menegaskan, Bank Pohon Setia bukan sekadar ruang hijau, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, kita tidak boleh melupakan alam. Pohon adalah sumber kehidupan. Bank Pohon ini menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Ia berharap, langkah kecil yang dilakukan Polres Kampar ini dapat menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.

“Menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Lebih jauh, Kapolres menyinggung peran strategis pohon di masa depan. Selain sebagai penghasil oksigen, pohon juga berpotensi menjadi sumber energi terbarukan, bahan baku industri ramah lingkungan, hingga solusi alami menghadapi krisis iklim.
“Kita harus mulai memandang pohon sebagai aset berharga yang harus dikelola secara berkelanjutan, bukan sekadar sumber daya yang dihabiskan,” pungkasnya.
Kegiatan di Bank Pohon Setia Polres Kampar menjadi pengingat bahwa secanggih apa pun teknologi masa depan, alam tetaplah fondasi utama kehidupan. Dan dari sebatang pohon yang dirawat hari ini, harapan untuk esok yang lebih hijau bisa terus tumbuh. (F)
0 Komentar