Hari ke-11, Jembatan Sei Silam Ditarget Rampung 15 Hari, Fokus Pengecatan dan Pasang Lantai Besi
FN Indonesia Kampar - Pembangunan Jembatan Sei Silam yang berada di Dusun Pulau Jambu, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar terus menunjukkan percepatan signifikan. Hingga hari ke-11 pengerjaan, progres fisik proyek tersebut telah mencapai sekitar 65 persen.
Capaian ini dinilai cukup pesat, mengingat proyek ditargetkan rampung hanya dalam waktu 15 hari kerja. Saat ini, tim pelaksana tengah memfokuskan pekerjaan pada tahap pengecatan, pemasangan, serta pengelasan lantai besi guna memastikan kekuatan dan ketahanan struktur jembatan.
Jembatan dengan panjang 18,5 meter dan lebar 4 meter ini dibangun untuk menunjang akses masyarakat setempat, khususnya di wilayah RT 04/RW 02. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Pemantauan langsung terhadap progres pembangunan dilakukan oleh Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Rully Chairullah, bersama personel kepolisian dan pihak terkait. Kehadiran aparat bertujuan memastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, serta sesuai standar yang telah ditentukan.
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan apresiasi atas kinerja kontraktor yang dinilai mampu menjaga kualitas sekaligus kecepatan pengerjaan.
"Kami berharap proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkasnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini memiliki nilai strategis karena menjadi penghubung utama aktivitas warga. Infrastruktur yang memadai diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Pada tahap saat ini, pekerjaan meliputi pelapisan cat pada lantai besi untuk mencegah korosi, pemasangan pelat sesuai desain konstruksi, serta pengelasan guna memperkuat struktur. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan kerja.
Selanjutnya, tim akan melanjutkan pengerjaan pada lantai besi pelat bunga serta pengecatan pagar jembatan. Tahapan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keamanan, tetapi juga menambah nilai estetika bangunan.
Kapolsek Bangkinang Barat memastikan seluruh aktivitas proyek berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Ia juga menyebut koordinasi dengan masyarakat sekitar terus dilakukan agar pembangunan tidak mengganggu aktivitas warga.
Sementara itu, pihak kontraktor menyatakan optimistis proyek dapat selesai sesuai jadwal. Ketersediaan material dan kesiapan tenaga kerja menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran proses pembangunan.
Polres Kampar menegaskan akan terus melakukan pengawasan hingga proyek rampung. Informasi perkembangan pembangunan juga akan disampaikan secara berkala sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. (F)
0 Komentar