FN Indonesia Pekanbaru - Peringatan bahagia dalam tradisi kenaikan pangkat ribuan personel Polda Riau diwarnai pesan keras dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Di hadapan personel yang baru menerima pangkat setingkat lebih tinggi, Kapolda menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin upacara tradisi kenaikan pangkat 1.126 personel Polda Riau di halaman Mapolda Riau, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, setiap pangkat yang disandang merupakan amanah yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab. 

"Saya tidak segan-segan memberhentikan dan mem-PTDH-kan rekan-rekan kalau terlibat narkoba," tegas Irjen Pol Herry Heryawan. 

Kapolda menilai narkotika merupakan ancaman serius, tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi institusi Polri. Karena itu, setiap personel diminta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan maupun keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba. 

Ia mengungkapkan, sejak bertugas di Riau, sudah ada sejumlah personel yang kehilangan karier akibat tersandung kasus narkotika. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran agar seluruh anggota tidak mengulangi kesalahan yang sama. 

Selain mengingatkan personel, Kapolda juga meminta keluarga untuk ikut berperan aktif mengawasi dan saling mengingatkan agar anggota Polri tetap berada di jalur yang benar. 

"Keluarga adalah benteng pertama. Jangan sampai pengabdian yang telah dibangun bertahun-tahun hancur karena penyalahgunaan narkoba. Jagalah nama baik keluarga dan institusi," pesannya. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memimpin tradisi kenaikan pangkat terhadap 1.126 personel di lingkungan Polda Riau. Dari jumlah itu, 1.115 personel menerima kenaikan pangkat reguler, sedangkan 11 personel memperoleh kenaikan pangkat pengabdian. 

Selain personel Polri, sebanyak 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau juga memperoleh kenaikan pangkat sesuai jenjang masing-masing. 

Prosesi diawali dengan upacara resmi sebagai bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan loyalitas personel. Suasana semakin haru saat pasangan maupun anggota keluarga memasangkan tanda pangkat baru di pundak para personel sebagai simbol dukungan terhadap perjalanan pengabdian mereka. 

Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan atribut, melainkan bentuk pengakuan institusi atas profesionalisme, integritas, dan kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas. 

Tradisi kemudian dilanjutkan dengan penyiraman air menggunakan mobil water cannon, yang menjadi simbol semangat baru dalam mengemban amanah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama Kapolda, pejabat utama, serta keluarga personel yang naik pangkat. 

Kapolda berharap seluruh personel menjadikan kenaikan pangkat sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian sekaligus menjaga marwah institusi Polri dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran, terutama penyalahgunaan narkotika.