Fn-Indonesia.com. Pekanbaru - Dusun Tiga Mungkal, Desa Penyengat, Kabupaten Siak, Riau, menjadi saksi peristiwa tragis ketika seorang buruh sagu, Effendi (32 tahun), diterkam oleh seekor harimau pada Minggu, 17 Maret 2023. Peristiwa mengerikan ini terjadi saat Effendi sedang beristirahat di sebuah gubuk terpal di lokasi penanaman sagu.

 

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan, menjelaskan bahwa akibat serangan harimau tersebut, pundak dan lengan sebelah kanan Effendi mengalami luka serius dan mengeluarkan darah.

 

Pihak BBKSDA telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan pengamatan terhadap tempat kejadian perkara.

 

"Dari hasil sementara, lokasi kejadian berada di hutan produksi konversi (HPK). Kejadian terjadi pada malam hari saat Effendi dan rekan-rekannya beristirahat di dalam gubuk terpal di lokasi tanaman sagu. Harimau datang langsung menerkam Effendi," kata Genman. Rabu (20/3/2024)

 

Selaras dengan BBKSDA, Kapolsek Sungai Apit, AKP Rinaldi, juga membenarkan peristiwa tersebut. Lokasi kejadian berjarak sekitar 1,5 KM dari Dusun Sungai Mungkal, Kampung Adat Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Saat kejadian, Effendi bersama tiga temannya beristirahat di pondok terpal yang sederhana.

 

"Diketahui bahwa Effendi sudah kembali ke kampung halamanya di Desa Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. Meskipun mengalami luka cakar dan gigitan harimau, Effendi berhasil selamat dari insiden tersebut," ungkap Kapolsek.

 

Peristiwa ini menjadi peringatan penting akan bahaya yang mengintai di hutan, serta pentingnya pencegahan dan keselamatan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan. Semoga Effendi segera pulih dari luka-lukanya, dan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang.