Fn-Indonesia.com. Pekanbaru - Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 09 + 950, tepatnya di Jalur B Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau. Sebuah mobil Toyota Hilux menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Akibatnya, seorang ibu bersama dua anaknya tewas di tempat kejadian. Sang sopir Hilux, berinisial LS (47) dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut. Mobil mereka bertabrakan dengan sebuah truk tronton di lokasi kejadian.

 

Sang Sopir LS sekaligus suami dan Ayah dari ketiga korban, yang beralamat di Jalan Charli II No 25 Thp 4 RT 003 RW 006 Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, merupakan satu-satunya yang selamat dari kecelakaan maut ini.

 

"Kecelakaan di Tol Permai pada Minggu malam kemarin menyebabkan 3 orang penumpang Hilux meninggal dunia. Korban terdiri dari ibu dan 2 anaknya," ungkap Direktur Lalulintas Kombes Taufiq Lukman, pada Senin (8/4/24).

 

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu tanggal 7 April sekitar pukul 20.26 WIB. Hilux yang dikemudikan oleh Liono bertabrakan dengan truk tronton.

 

Kronologi kecelakaan bermula saat Toyota Hilux BM 8456 DN yang dikemudikan oleh LS membawa istrinya, Yuni Sulastri, dan kedua anaknya, Monica boru Sirait (15) serta Alfredo Sirait (11), dalam perjalanan dari Dumai menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi.

 

"Tiba di tempat kejadian, sopir Hilux menabrak bagian belakang truk tronton BK 8758 SK yang dikemudikan oleh Joko, yang saat itu sedang berjalan di jalur lambat Jalan Tol," kata Taufiq.

 

Setelah tabrakan, Liono kehilangan kendali atas mobilnya. Kemudian, Hilux tersebut menabrak gadril pembatas jalan tol di sebelah kiri.

 

"Kondisi cuaca cerah pada malam hari, dengan kontur dan ukuran jalan yang bergelombang di jalur lambat, merupakan faktor-faktor yang ada saat kecelakaan terjadi. Meskipun terdapat rambu-rambu lalu lintas, namun tidak ada penerangan di sekitar," jelas Taufiq.

 

Taufiq menegaskan pentingnya untuk memperhatikan berbagai potensi yang dapat menyebabkan kecelakaan saat dalam perjalanan, termasuk kecepatan berlebihan dan kelebihan muatan kendaraan.

 

"Muatan dan penumpang berlebihan dapat menyulitkan akselerasi kendaraan, terutama roda dua," ujarnya.

 

Dia juga mengingatkan para pemudik atau pengemudi dalam perjalanan jauh untuk beristirahat jika merasa lelah, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengutamakan etika berkendara.

 

"Jangan mengabaikan keselamatan, gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm untuk pengendara sepeda motor, serta sabuk pengaman untuk pengendara mobil, dan pastikan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap," tambahnya