Pencuri Sarang Burung Walet Dihajar Massa
Fn-Indonesia.com. Kampar - Kasus pencurian sarang burung walet berujung aksi kekerasan di Desa Gunung Bungsu, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Ul (31), warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, menjadi korban penghadangan massa karena ketahuan mencuri sarang burung walet milik anggota polisi bernama Nofiardi, warga Desa Salo, Kecamatan Salo.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/5/24) dan dilaporkan oleh Zuahairi, warga Desa Gunung Bungsu, di Polsek XIII Koto Kampar.
Kapolres Kampar Ronald Sumajadi melalui Kapolsek XIII Koto AKP Sumaryadi membenarkan kejadian tersebut.
"Benar pelaku ditangkap warga sekitar yang mengetahui aksinya, setelah itu pelaku dihajar, dan kita langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek," ungkap Kapolsek, Sabtu(11/5/24)
Kronologi kejadian berawal ketika Zuahairi sedang duduk di warung dan mendengar suara dinding dipukul. Ia kemudian membawa Suryo untuk melihat ke bangunan sarang walet milik korban yang terletak di depan warung tempat Zuahairi duduk. Di sana, mereka melihat seseorang sedang memukul dinding bagian belakang sarang walet.
Zuhairi dan Suryo kemudian meminjam senter dari Jafri dan kembali ke bangunan sarang walet. Mereka mendapati dinding bagian belakang sudah berlubang dan mendengar suara orang memukul dinding dari dalam bangunan.
Setelah meminta bantuan warga sekitar, mereka kembali ke bagian belakang bangunan untuk mengawasi lubang di dinding.
Massa kemudian berhasil mengamankan Ul dari dalam bangunan sarang walet dalam kondisi dihajar.
"Masyarakat pun banyak yang datang, kemudian melihat pelaku yang diduga pelaku pencurian diamankan dari dalam bangunan sarang walet, selanjutnya terhadap pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek XIII Koto Kampar guna pengusutan lebih lanjut," jelas Kapolsek.
0 Komentar