FN Indonesia Pekanbaru – Suasana subuh di Kota Pekanbaru tak hanya diwarnai aktivitas warga menuju masjid, tetapi juga pergerakan aparat kepolisian yang menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas. Melalui patroli bertajuk “Asmara Subuh”, Tim Raga Gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru bersama Satlantas Polresta Pekanbaru turun langsung menjaga ketertiban di awal pagi, Minggu (22/2/2026). 

Patroli yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan HR Soebrantas hingga area Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru. Wilayah ini kerap menjadi titik kumpul remaja dan lokasi balap liar yang meresahkan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan. 

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana. Sasaran utama patroli adalah kelompok pemuda yang berkumpul di badan jalan, penggunaan knalpot tidak standar atau brong, serta potensi aksi balap liar yang berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

Dalam operasi tersebut, petugas membubarkan kerumunan yang terindikasi akan melakukan balapan. Hasilnya, sebanyak 43 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan berhasil diamankan. Selain itu, 62 anak di bawah umur turut terjaring saat berada di lokasi patroli. 

Seluruh kendaraan yang diamankan langsung dibawa ke Mako Satlantas Polresta Pekanbaru untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Artha, melalui Kasat Lantas AKP Satrio menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif guna menekan angka kriminalitas jalanan sekaligus mendukung kekhusyukan masyarakat dalam beribadah selama Ramadan. 


“Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan yang meresahkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujar AKP Satrio. 

Patroli berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian memastikan intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan sepanjang bulan Ramadan demi menciptakan suasana yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Pekanbaru. (***)