Anak keenam dari induk gajah Sumatra bernama Lisa lahir dengan selamat, di Elephant Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan Riau. Bayi gajah berjenis kelamin jantan ini kemudian diberi nama Ganesha. Nama tersebut diumumkan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Riau. Nama Ganesha diberikan oleh Ketua Komisi 4 DPR R I, Siti Hediati Hariyadi attau biasa di sapa Titik Soeharto. 

Dalam tradisi Hindu, Ganesha dikenal sebagai figur berkepala gajah yang melambangkan kebijaksanaan, awal yang baik, serta kemampuan mengatasi berbagai rintangan. Pemberian nama ini diharapkan, menjadi simbol kehidupan baru dan harapan bagi keberlangsungan gajah Sumatra, serta habitatnya. Sebelumnya, Ganesha lahir pada Senin malam, 28 September. Bayi gajah tersebut merupakan hasil perkawinan antara gajah binaan dengan gajah liar. 

Menjelang kelahiran, kondisi Lisa dipantau secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari mahout, dokter hewan, dan perawat satwa. Pemantauan dilakukan setelah muncul sejumlah tanda klinis bahwa Lisa akan segera melahirkan. Pada Senin sore, pergerakan Lisa mulai melambat. Proses persalinan kemudian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Lisa berhasil melahirkan bayi gajah jantan secara mandiri dan dalam kondisi selamat. Sekitar 20 menit setelah lahir, Ganesha sudah mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya sendiri. Kondisi tersebut menunjukkan perkembangan fisik awal yang baik. Kelahiran Ganesha menjadi tambahan harapan dalam upaya konservasi gajah Sumatra di Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan Riau.