FN Indonesia Pekanbaru - BNN Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Deklarasi Anti Narkoba di SMKN 5 Pekanbaru sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika. Karena keterbatasan ruang, kegiatan dilakukan dalam empat sesi selama dua hari, Kamis–Jumat, 20–21 November 2025. 


Kepala BNN Kota Pekanbaru, Kombes Pol Dr Wawan SH, MH, hadir sekaligus memberikan arahan agar kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelajar untuk memperkuat tekad menjauhi narkoba dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, serta bebas narkotika. 

Sesi pertama diikuti 72 siswa dengan pemateri Sabar Maulite Tua, S.I.Kom. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting terkait bahaya narkoba, di antaranya, perkembangan isu narkoba global. Ancaman narkotika di Indonesia bagi berbagai kelompok termasuk pelajar dan kejahatan narkoba di Provinsi Riau. 


Sesi kedua diikuti 64 siswa. Materi kembali dipaparkan oleh Sabar Maulite Tua, S.I.Kom., dengan substansi yang sama seperti sesi pertama. Antusiasme pelajar terlihat tinggi, terutama ketika pemateri menjelaskan berbagai modus peredaran yang kini menyasar anak sekolah. 

Sesi ketiga dipandu oleh Fitriani Harahap, S.I.Kom., M.Si. dan dihadiri 72 siswa. Materi difokuskan pada latar belakang permasalahan narkoba.Definisi, jenis, dan dampak penyalahgunaan dan faktor pendorong pelajar terlibat penyalahgunaan 


Fitriani menekankan bahwa remaja merupakan kelompok yang paling rentan, sehingga edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan. 

Sesi terakhir, dengan jumlah peserta 72 siswa, disampaikan oleh Melly Wardanis, SKM., M.Kes. Sesi ini juga menekankan komitmen pelajar untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan sekolah dari penyalahgunaan narkoba. Melly menyoroti dampak kesehatan jangka panjang dari penggunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. 

Kombes Pol Wawan menyampaikan bahwa melalui sosialisasi berjenjang ini, pihaknya berharap muncul kesadaran kolektif di lingkungan sekolah untuk bersama-sama menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. 

"Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya memberikan informasi, tetapi juga membangun karakter dan komitmen pelajar. Para siswa SMKN 5 Pekanbaru adalah garda terdepan dalam mencetak generasi unggul. Mereka harus berani menolak, melawan, dan menjadi teladan dalam gerakan anti narkoba," tegasnya. 


Ia menambahkan bahwa BNN Kota Pekanbaru akan terus bersinergi dengan sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat guna memperkuat program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Kota Pekanbaru. 

"Kami ingin memastikan bahwa lingkungan pendidikan tetap menjadi ruang aman bagi tumbuhnya generasi produktif, sehat, dan berkarakter. Kami mengajak semua pelajar untuk tidak hanya menjauhi narkoba, tetapi juga aktif menyebarkan pesan kebaikan kepada teman-teman sebayanya," tutup Kombes Wawan. (F)