fn-indonesia.com

Sumber Referensi Terpercaya

Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp43,9 Miliar, 196 Ribu Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Sabu dan Ekstasi

Foto : fn Indonesia

FN Indonesia Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau mengambil langkah tegas dengan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar senilai Rp43,9 miliar pada Senin (12/1/2026). Narkotika jenis sabu dan ekstasi ini sedianya akan dipasok untuk pesta malam pergantian tahun di Provinsi Jambi.

Acara pemusnahan yang berlangsung di halaman Mapolda Riau ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, serta dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda dan tamu undangan.

Dalam laporannya, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengungkapkan bahwa seluruh barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan jaringan peredaran narkotika internasional. Para tersangka yang diamankan berperan sebagai kurir dan pengedar profesional.

Berdasarkan hasil penyidikan, barang haram tersebut masuk melalui pintu masuk di dua wilayah pesisir Riau, yakni Kabupaten Dumai dan Rokan Hilir (Rohil). Yang mengejutkan, pergerakan para kurir ini dikendalikan oleh aktor intelektual dari lintas negara.

"Para tersangka ini dikendalikan oleh pengendali yang berada di negara tetangga, dan sebagian lagi dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)," tegas Kombes Putu Yudha di sela-sela pemusnahan.

Kepolisian berhasil mengendus bahwa tujuan akhir dari distribusi narkoba ini adalah Provinsi Jambi. Barang-barang tersebut dipersiapkan untuk memenuhi permintaan tinggi saat perayaan malam Tahun Baru.

Demi melancarkan aksinya, para pengendali menjanjikan upah yang sangat besar kepada para kurir. Untuk satu kali pengiriman, kurir bisa mengantongi keuntungan mulai dari Rp20 juta hingga Rp60 juta.

Adapun total barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, Sabu  29,87 Kilogram dan Ekstasi 46.783 Butir.

Pihak kepolisian mengestimasi bahwa penggagalan ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi. Dengan memutus mata rantai peredaran ini, Polda Riau mengklaim telah menyelamatkan aset bangsa.

"Barang bukti sabu dan ekstasi ini diperkirakan dapat menyelamatkan sebanyak 196.132 jiwa generasi muda Indonesia jika sampai beredar di masyarakat," tambahnya.

Pemusnahan dilakukan dengan cara yang transparan untuk menunjukkan komitmen Polda Riau dalam memerangi narkoba secara tuntas. Meski barang bukti telah dimusnahkan, Polda Riau menegaskan bahwa pengembangan kasus tidak akan berhenti di sini. Petugas terus memburu jaringan lain yang terlibat, termasuk mengejar para pengendali utama yang berada di luar negeri maupun di balik jeruji besi. (F)

Latest News

BNNK Pekanbaru Edukasi Mahasiswa STIPAR Riau, Dorong Generasi Muda Berani Tolak Narkoba

BNNK Pekanbaru Edukasi Mahasiswa STIPAR Riau, Dorong Generasi Muda Berani Tolak Narkoba

FN Indonesia Pekanbaru – Lingkungan perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi…
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api dan Pendinginan Dalam Tangani Karhutla di Siak

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api dan Pendinginan Dalam Tangani Karhutla di Siak

FN Indonesia Siak – Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan…
Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

FN Indonesia Karo, Sumut - Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat…
“13 Tahun Cukup!” 150 Pengungsi Afghanistan Desak UNHCR Buka Jalan ke Negara Ketiga

“13 Tahun Cukup!” 150 Pengungsi Afghanistan Desak UNHCR Buka Jalan ke Negara Ketiga

FN Indonesia Pekanbaru - Penantian panjang tanpa kepastian mendorong sekitar 150 pengungsi dan pencari suaka asal Afghanistan…
Police Go To School di Kampar, Kapolres Ajak Pelajar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla Melalui Green Policing

Police Go To School di Kampar, Kapolres Ajak Pelajar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla Melalui Green Policing

FN Indonesia Bangkinang - Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengajak siswa dan siswi SMPN 1 Bangkinang Kota…
Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Pekanbaru, 15 Jadwal Dibatalkan

Dampak Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Pekanbaru, 15 Jadwal Dibatalkan

FN Indonesia Pekanbaru - Sejumlah calon penumpang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru harus…
Karhutla di Dayun Siak Terus Ditangani, Water Bombing hingga Alat Berat Turun ke Lokasi

Karhutla di Dayun Siak Terus Ditangani, Water Bombing hingga Alat Berat Turun ke Lokasi

FN Indonesia Siak - Langka mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membakar sekitar 10 hektare di Kampung…
Nyalakan Semangat Kebersamaan, Pertamina Patra Niaga Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Medan

Nyalakan Semangat Kebersamaan, Pertamina Patra Niaga Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Medan

FN Indonesia Medan -  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sukses menyelenggarakan kegiatan Rekor MURI Memasak dengan…
Edukasi Keselamatan dan Green Policing Warnai CFD Pekanbaru, Warga Dapat Helm hingga Bibit Tanaman

Edukasi Keselamatan dan Green Policing Warnai CFD Pekanbaru, Warga Dapat Helm hingga Bibit Tanaman

FN Indonesia Pekanbaru – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu pagi, dimanfaatkan…