Masuk Hari ke-25, 500 Personel Gabungan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Kerumutan
FN Indonesia Kerumutan - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, memasuki hari ke-25. Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 700 hektare.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan, sekitar 500 personel gabungan dikerahkan untuk menangani karhutla di kawasan tersebut. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, perusahaan di sekitar Kerumutan serta masyarakat.
"Saat ini kami berada di Desa Kerumutan, di mana titik api pada hari ini memasuki masa pemadaman dan pendinginan di hari yang ke-25," tutur John Louis Letedara.
Menurutnya, kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan serius. Api telah mendekati sekat kanal sehingga petugas berupaya mencegah api menyeberang ke area lainnya.
"Seperti terlihat bahwa kepala api sudah sampai kepada sekat kanal di tempat ini. Harapan kita titik api tidak menyeberang," katanya.
Petugas saat ini melakukan pembersihan sekat kanal sekaligus memadamkan titik-titik api yang masih ditemukan di sejumlah lokasi.
Kapolres menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi angin yang cukup kencang dan karakteristik lahan gambut. Kondisi tersebut membuat api lebih cepat menyebar dan berpotensi kembali muncul di bawah permukaan.
"Kendala yang kita hadapi adalah angin kencang, kemudian lahannya adalah lahan gambut itu yang mempercepat penyebaran api," jelasnya.
Dari total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 700 hektare, hingga saat ini sekitar 50 persen atau kurang lebih 350 hektare telah berhasil dipadamkan.
Untuk mendukung proses pemadaman, sebanyak 15 unit alat berat telah dikerahkan di lokasi. Jumlah peralatan tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan terus datangnya bantuan ke lokasi karhutla.
"Untuk luas lahan yang terbakar perkiraan 700 hektare. Sampai dengan hari ini kurang lebih 50 persen sudah berhasil dipadamkan," ungkap John.
Ia menambahkan, personel dan peralatan terus diperkuat untuk mempercepat penanganan karhutla di Kerumutan.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman, termasuk perusahaan sekitar dan masyarakat.
"Untuk bantuan, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu kegiatan pemadaman di tempat ini. Personel juga terus bertambah," ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau turut menambah kekuatan personel. Pada hari ini, Gubernur Riau melepas personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau untuk bergabung dalam operasi pemadaman di Kerumutan.
"Pak Gubernur melepas personel dari Pol PP beserta Kasat Pol PP Provinsi juga turun bersama-sama dengan kita. Diperkirakan siang sudah tiba dengan personelnya," katanya.
Petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan titik api tidak kembali meluas, terutama di kawasan lahan gambut yang rentan terbakar kembali.
0 Komentar