FN Indonesia Rohil - Pagi di pesisir Kecamatan Sinaboi diawali dengan semilir angin laut yang membawa aroma khas pantai. Di antara deretan perahu nelayan yang bersandar, personel Polda Riau bersama masyarakat memulai sebuah pengabdian yang bukan sekadar seremonial. Tangan-tangan yang biasanya sibuk menjaga keamanan, hari itu menanam mangrove, memasang Bendera Merah Putih, memeriksa kesehatan warga, hingga menyerahkan bantuan bagi nelayan. 

Suasana penuh keakraban mewarnai pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digelar Polda Riau di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (3/8/2026). Program tersebut menjadi wujud kehadiran negara di kawasan pesisir dengan menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan, pelayanan sosial, dan penguatan semangat kebangsaan. 

Kegiatan dihadiri Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi SIK, sejumlah Pejabat Utama Polda Riau, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. 

Di sepanjang garis pantai Sinaboi, sebanyak 810 bibit mangrove ditanam sebagai bagian dari implementasi Program Green Policing Polda Riau. Penanaman ini menjadi langkah nyata menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus mempertahankan habitat berbagai biota laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat nelayan. 

Tak jauh dari lokasi penanaman, petugas juga membagikan 810 Bendera Merah Putih yang langsung dipasang di rumah-rumah warga. Bendera-bendera itu berkibar di tepi pantai, membawa semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi simbol persatuan masyarakat pesisir. 

Di sisi lain, antrean warga terlihat di lokasi pelayanan kesehatan gratis. Tim Bid Dokkes Polda Riau memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pengobatan, hingga pembagian obat-obatan kepada 81 warga. Untuk mencegah penyakit yang kerap mengancam kawasan pesisir, petugas juga membagikan kelambu antinyamuk malaria dan melakukan penyiraman serbuk larvasida di sejumlah titik. 

Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyaluran 810 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Sementara bagi para nelayan, Polda Riau menyerahkan 10 unit mesin ketinting sebagai bantuan untuk mendukung aktivitas melaut agar lebih produktif dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga. 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. 

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat. Kami menanam mangrove untuk menjaga lingkungan, memberikan pelayanan kesehatan, menyalurkan bantuan sosial, serta mendukung para nelayan agar kesejahteraan mereka semakin meningkat," ujar Akmadi. 

Menurutnya, kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih baik. 

Apresiasi juga disampaikan Bupati Rokan Hilir Bustamam. Ia menilai rangkaian kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Riau atas kepedulian kepada masyarakat Rokan Hilir. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir dan semoga sinergi seperti ini terus berlanjut," ujarnya. 

Di Sinaboi, Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan hanya menghadirkan bendera yang berkibar atau mangrove yang ditanam. Lebih dari itu, kegiatan tersebut meninggalkan pesan bahwa menjaga alam, membantu sesama, dan memperkuat persatuan merupakan bagian dari semangat kemerdekaan yang terus hidup di tengah masyarakat pesisir.