Karhutla Rantau Bais Masuk Tahap Pendinginan, Manggala Agni Pastikan Api Sudah Tersekat Seluruhnya
FN Indonesia Pekanbaru - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah beberapa hari berjibaku menghadapi kobaran api dan kondisi cuaca yang tidak menentu, tim gabungan kini memasuki tahap akhir penanganan dengan fokus pada proses pendinginan atau mopping up.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan hasil operasi pemadaman yang dilaksanakan hingga Sabtu (6/6/2026) sore memperlihatkan kemajuan.
Menurut Ferdian, luas area yang terdampak kebakaran di Rantau Bais diperkirakan mencapai sekitar 70 hektare. Pada awal penanganan, tim menghadapi tantangan cukup berat akibat angin kencang yang terus berubah arah sehingga mempercepat pergerakan api di lapangan.
"Untuk Rantau Bais, hasil operasi hari ini sudah menunjukkan hasil positif. Luasan estimasi sekitar 70 hektare. Kendala awal memang karena angin cukup kencang dan berubah-ubah, namun sumber air untuk pemadaman masih tersedia dan mencukupi," jelas Ferdian.
Saat ini, sebagian besar area yang terbakar telah berhasil diamankan. Jalur sekat yang dibuat tim gabungan dinilai efektif menahan laju api sehingga tidak meluas ke wilayah lain yang berpotensi terbakar.
Ferdian menyebutkan, api di sebagian besar lokasi telah padam dan seluruh sisi area terdampak kini telah berhasil disekat. Kondisi tersebut membuat operasi pemadaman memasuki tahap mopping up untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Rantau Bais tinggal mopping up. Area di sebelahnya sudah habis terbakar dan seluruh sisi sudah berhasil disekat. Jika kondisi tetap seperti sekarang, target kami besok operasi di lokasi ini sudah dapat dituntaskan," tandasnya.
Dalam operasi di Rantau Bais, Manggala Agni juga mendapat dukungan satu unit helikopter water bombing dari BNPB yang membantu proses pemadaman dari udara, terutama pada titik-titik yang sulit dijangkau tim darat.
Keberhasilan pengendalian kebakaran di Rantau Bais tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla, mulai dari Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat yang turut membantu di lapangan.
Dengan progres yang dicapai hingga saat ini, Rantau Bais menjadi salah satu lokasi penanganan karhutla di Riau yang diperkirakan dapat segera dinyatakan selesai, seiring terus berjalannya operasi pemadaman di sejumlah titik lain yang masih menjadi perhatian Satgas Karhutla.
0 Komentar