Karhutla Mandau Belum Tuntas, Manggala Agni Prioritas Padamkan Asap di Lahan Gambut 81 Hektar
FN Indonesia Pekanbaru - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, masih terus berlanjut. Meski api aktif telah berhasil dipadamkan, kepulan asap tipis masih terlihat di sejumlah titik sehingga petugas harus melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan kebakaran benar-benar tuntas.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan berdasarkan pemantauan hingga Senin (20/7/2026), kondisi di lokasi kebakaran masih menyisakan asap yang keluar dari dalam lahan gambut.
"Lokasi di Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis, seperti terlihat pada hasil pemantauan drone, kondisinya masih berasap sehingga memerlukan penanganan lanjutan. Api aktif sudah berhasil dipadamkan, namun penanganan asap harus terus dilakukan hingga benar-benar tuntas agar tidak muncul kembali," tutur Ferdian.
Ia menjelaskan, sebanyak empat regu Manggala Agni tetap diterjunkan untuk melanjutkan operasi pemadaman memasuki hari keenam. Tim akan kembali melakukan penyisiran dan pendinginan sejak pagi hari sebagai bagian dari strategi percepatan penanganan.
Hingga hari ini, estimasi luas lahan yang terdampak kebakaran di Pematang Pudu mencapai sekitar 81 hektare.
Sementara itu, perkembangan positif terjadi di dua lokasi karhutla lainnya di Provinsi Riau. Di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, kebakaran berhasil dipadamkan secara menyeluruh setelah penanganan selama tiga hari.
Ferdian menyebutkan, area seluas sekitar 10 hektare tersebut kini telah dinyatakan padam total. Proses pemadaman dilakukan oleh satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru bersama unsur terkait.
"Setelah penanganan selama tiga hari, lokasi di Kasang Padang dapat dinyatakan padam total," katanya.
Hal serupa juga terjadi di Desa Barangan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, tepatnya di kawasan Jalan Lintas Timur. Setelah dua hari penanganan, kebakaran di area seluas 1,77 hektare tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Meski demikian, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera menegaskan upaya pemadaman dan pendinginan di Mandau akan terus menjadi prioritas hingga dipastikan tidak ada lagi asap maupun bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali, mengingat kondisi lahan gambut masih rentan menyimpan panas di bawah permukaan.
0 Komentar