FN Indonesia Dumai - Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau. 

Peresmian yang dipusatkan di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Rabu (8/7/2026), dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. 

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama di kawasan pedesaan dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi. 

Jembatan-jembatan yang dibangun di berbagai kabupaten dan kota di Riau diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi, sekaligus mempermudah akses pendidikan dan pelayanan dasar. 

Kapolri tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB didampingi Dankor Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, serta Asisten Logistik (Aslog) Polri Komjen Suwondo Nainggolan. 

Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Wali Kota Dumai Paisal, Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Riau, serta unsur pemerintah daerah. 

Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan bahwa peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya telah diresmikan 30 jembatan. Dengan demikian, jumlah jembatan yang telah dibangun Polri di Provinsi Riau kini mencapai 110 unit. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden, sehingga sampai hari ini telah terbangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Riau," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 807 Jembatan Merah Putih Presisi telah dibangun di berbagai daerah di Indonesia. 

"Program ini akan terus kami lanjutkan sesuai arahan Bapak Presiden untuk memperhatikan konektivitas, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang layak. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memudahkan anak-anak menuju sekolah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta membuka jalur ekonomi yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga," jelasnya. 

Kapolri menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan manfaat fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. 

Menurutnya, akses yang semakin mudah akan memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat di desa maupun pelosok untuk berkembang dan memperoleh pelayanan yang lebih optimal. 

"Harapan kita, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sukses. Masyarakat di desa dan daerah terpencil juga bisa merasakan kehidupan yang lebih baik dengan hadirnya jembatan-jembatan ini. Semua itu membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak agar cita-cita membangun Indonesia yang lebih maju dapat terwujud," katanya. 

Di akhir sambutannya, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun demi mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. 

"Ini adalah cita-cita kita bersama. Mari kita jaga dan rawat apa yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkasnya.