FN Indonesia Pekanbaru - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Yos Sudarso Km 15, tepatnya di depan SMKN 5, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Senin (23/3/2026) siang. Insiden yang melibatkan sebuah bus dan mobil minibus ini menimbulkan korban jiwa serta sejumlah korban luka. 

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.25 WIB, saat arus lalu lintas di kawasan itu terpantau cukup ramai. Benturan keras antara kedua kendaraan membuat suasana di lokasi sempat panik, dengan warga sekitar berupaya memberikan pertolongan kepada para korban. 

Kendaraan yang terlibat yakni satu unit bus Volvo TAM bernomor polisi BM 7438 TU dan mobil Toyota Calya BM 1718 IB. Berdasarkan data yang dihimpun, total korban dalam kecelakaan ini mencapai 10 orang. 

Korban meninggal dunia diketahui seorang anak perempuan bernama Zulaikha Putri (9). Selain itu, dua orang dilaporkan mengalami luka berat, sementara tujuh lainnya menderita luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. 

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana menjelaskan, kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan Afri Muhardi (52) bergerak dari arah utara menuju selatan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Toyota Calya yang dikemudikan Muhammad Habib Yusra (25) bersama empat penumpang. 

Diduga, pengemudi minibus berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Namun, manuver tersebut melewati marka jalan utuh sehingga masuk ke jalur berlawanan dan langsung berhadapan dengan bus yang datang dari arah depan. 

“Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah benturan, bus kehilangan kendali dan keluar dari badan jalan hingga menabrak dua bangunan warung di sisi kiri jalan,” jelas Satrio. 

Benturan lanjutan tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah, termasuk pada bagian depan kedua kendaraan. Material dari bangunan warung bahkan dilaporkan sempat menghantam bagian atas bus. 

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Dua unit warung di lokasi kejadian dilaporkan mengalami kerusakan berat. 

Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi Toyota Calya yang tidak memperhatikan keselamatan saat mendahului kendaraan serta melanggar marka jalan. 

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami keterangan saksi dan kondisi kendaraan.