Qari Internasional H. Darwis Hasibuan Dipastikan Tampil pada Pembukaan MTQ Riau 2026
Buka MTQ Riau 2026, Pemkab Kuansing Hadirkan Qari Internasional H. Darwis Hasibuan
TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memastikan pelaksanaan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 akan berlangsung meriah dan penuh nuansa religius. Salah satu agenda istimewa yang disiapkan panitia adalah menghadirkan qari internasional ternama Indonesia, H. Darwis Hasibuan, S.Pd.I., sebagai pembaca ayat suci Al-Qur'an pada malam pembukaan.
Qari kelahiran Medan, 12 Desember 1982 itu dijadwalkan tampil di Astaka Utama MTQ yang berlokasi di kawasan eks Pasar Bawah–Taman Jalur Teluk Kuantan pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Azhar, MM, membenarkan kehadiran qari yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang tilawah internasional tersebut.
“Selain direncanakan dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, kami juga mengundang H. Darwis Hasibuan, salah satu qari internasional terbaik Indonesia asal Sumatera Utara. Beliau akan menjadi pembaca Al-Qur'an utama pada malam pembukaan MTQ Provinsi Riau ke-44,” ujar Azhar, Senin (8/6/2026).
H. Darwis Hasibuan dikenal sebagai salah satu maestro tilawah Indonesia dengan segudang prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Di kancah internasional, ia pernah meraih Juara I MTQ Internasional DMDI di Melaka, Malaysia (2012), Juara II MTQ Internasional Teheran, Iran (2011), Juara II MTQ Internasional Malaysia (2007), serta Juara II MTQ Internasional New Delhi, India (2003).
Sementara di tingkat nasional, Darwis Hasibuan berhasil meraih Juara I MTQ Nasional Golongan Qiraat Saba’ah di Ambon (2012), Juara I MTQ Nasional Golongan Tilawah Dewasa Putra di Banten (2008), Juara II STQ Nasional di Jakarta (2007), Juara I PTQ RRI dan TVRI se-Indonesia (2005), serta berbagai prestasi lainnya.
Astaka MTQ dan Konsep Miniatur Riau
Selain mempersiapkan pembukaan yang spektakuler, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga terus mematangkan pembangunan infrastruktur pendukung MTQ.
Menurut Azhar, progres pembangunan Astaka Utama MTQ saat ini berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai.
“Pembangunan fisik astaka terus berjalan dan kami optimistis seluruh fasilitas dapat diselesaikan tepat waktu sehingga siap digunakan saat pembukaan MTQ,” katanya.
Menariknya, pada pelaksanaan MTQ tahun ini, panitia juga menyiapkan area pameran yang akan diisi stan produk unggulan dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Stan-stan tersebut dirancang dengan konsep semi permanen dan tidak akan dibongkar setelah MTQ selesai. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berencana mempertahankan kawasan tersebut sebagai destinasi baru yang diberi nama Miniatur Riau.
Konsep ini diharapkan menjadi pusat promosi budaya, ekonomi kreatif, dan potensi daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Pawai Ta’aruf Darat dan Air
Panitia pelaksana juga telah mempersiapkan pelaksanaan Pawai Ta’aruf yang akan menjadi salah satu rangkaian penting dalam MTQ Provinsi Riau ke-44.
Pawai Ta’aruf Darat dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026. Seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Riau akan berjalan kaki mengikuti rute yang dimulai dari kawasan Masjid Mekkah dan Tugu Pelajar, melintasi Jalan Diponegoro serta Jalan Sudirman, sebelum berakhir di depan Astaka Utama MTQ.
Sementara itu, pada siang harinya akan digelar Pawai Ta’aruf Air di sepanjang Sungai Kuantan, Tepian Narosa Teluk Kuantan.
Dalam pawai tersebut, masing-masing kafilah akan menggunakan perahu hias yang menampilkan identitas budaya dan kekhasan daerah masing-masing. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat dan wisatawan yang hadir selama pelaksanaan MTQ.
Dengan kehadiran qari internasional, pembangunan astaka yang terus dikebut, serta rangkaian kegiatan budaya yang telah dipersiapkan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi optimistis MTQ Provinsi Riau ke-44 Tahun 2026 akan berlangsung sukses, meriah, dan menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus promosi budaya daerah.(rls)
0 Komentar