Penemuan Mayat Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pandau Jaya
FN Indonesia Kampar - Seorang pria bernama Abrar Fagreni ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Jalan Muhajirin, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membusuk.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Deni Afrial membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban diketahui tinggal seorang diri dan sebelumnya kerap mengeluhkan sakit pada bagian jantung.
Penemuan jasad bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Zulfahri yang sudah beberapa hari tidak melihat korban datang ke masjid. Karena merasa ada yang tidak biasa, Zulfahri kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya.
“Sesampainya di lokasi, saksi memanggil korban dari luar rumah, namun tidak mendapat jawaban. Saat mengintip melalui jendela, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tubuh membengkak dan menghitam,” jelas Kompol Deni.
Saksi kemudian memanggil warga sekitar. Setelah memastikan kondisi korban, warga menyimpulkan bahwa korban telah meninggal dunia dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.
Aparat desa selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mengamankan lokasi. Tak lama kemudian, Kanit Reskrim Polsek Siak Hulu AKP Jonera Putra bersama tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta para saksi.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan kantong mayat dan membawanya ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, mengingat selama ini korban sering mengeluhkan penyakit jantung dan diketahui memiliki ketergantungan obat. Selain itu, korban telah tinggal sendiri di rumah tersebut selama kurang lebih dua tahun.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
0 Komentar