FN Indonesia Pelalawan – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui patroli udara terpadu yang disertai peninjauan langsung ke titik kebakaran di Kabupaten Pelalawan. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kebakaran lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan sulit dipadamkan. 

Kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Tim gabungan menggunakan helikopter milik Polri untuk menjangkau area terdampak sekaligus memantau kondisi terkini di lapangan, khususnya wilayah rawan karhutla. 

Patroli udara ini diikuti oleh Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Ino Haryanto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. Ketut, serta Asops Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf. Rendra. Turut hadir Kapolres Pelalawan AKBP Jhon, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, serta tokoh masyarakat Azairus Adlu. 

Fokus utama peninjauan diarahkan ke Desa Mutiara Gambut, Kecamatan Pelalawan, yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kebakaran dengan karakteristik api bawah permukaan atau ground fire. Jenis kebakaran ini dikenal sulit ditangani karena api dapat bertahan di dalam lapisan gambut. 

Di lokasi tersebut, tim gabungan melakukan pemadaman langsung pada sejumlah titik api, sekaligus mengevaluasi kinerja Satgas Darat yang telah bekerja lebih dari sepekan. Operasi di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pengendalian kondisi lahan melalui teknik kanalisasi. 

Pembuatan sekat kanal menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga kelembapan gambut. Dengan mempertahankan tinggi muka air, potensi penyebaran api di bawah permukaan dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, metode pembasahan intensif terus dilakukan guna memastikan bara api benar-benar padam. 

Kolonel Inf. Rendra D.A. menyampaikan bahwa penanganan karhutla di lahan gambut memerlukan pendekatan khusus dan konsistensi di lapangan. 

“Karakteristik gambut menyebabkan api dapat bertahan di bawah permukaan. Oleh karena itu, selain pemadaman, upaya menjaga kelembaban lahan melalui kanalisasi menjadi sangat penting,” tuturnya. 

Di sisi lain, Kombes Pol. Ino Haryanto menyebut patroli udara ini sebagai bagian dari langkah percepatan penanganan sekaligus memastikan koordinasi seluruh unsur berjalan optimal di lapangan. 

Selain melakukan pengecekan, rombongan juga memberikan semangat kepada personel Satgas Darat yang terus berjibaku memadamkan api. Keselamatan petugas menjadi perhatian utama di tengah medan yang cukup berat dan kondisi panas ekstrem. 

Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran, mengapresiasi kolaborasi TNI-Polri dalam membantu pemerintah daerah mengatasi karhutla. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat dukungan, baik dari sisi koordinasi maupun penyediaan sarana prasarana. 

Langkah terpadu ini menjadi bukti nyata keseriusan seluruh pihak dalam mengendalikan karhutla di Riau. Diharapkan, dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi, kebakaran dapat segera diatasi dan potensi kabut asap yang berdampak luas bagi masyarakat dapat dicegah. (***)