Masih Ingat Mayat Dalam Karung di Dumai? Polisi Temukan Persembunyiannya Otak Pelaku
FNindonesia - Misteri penemuan mayat perempuan dalam karung di kawasan Kecamatan Bukit Kapur, Kita Dumai, Riau terungkap.
Berawal dari pemeriksaan sejumlah saksi sampai akhirnya, polisi mengidentifikasi bahwa mayat tersebut bernama Kartini, seorang ibu rumah tangga.
Penyelidikan kemudian berlanjut sampai proses otopsi. Diketahui, dada korban remuk dan tukang leher parah. Diduga korban sengaja dibunuh.
Berselang beberapa hari kemudian, polisi mengamankan dua orang putra-putri korban yang masih dibawah umur. Usut punya usut, ternyata keduanya terlibat dalam aksi pembunuhan korban tidak lain adalah ibunya sendiri.
Polisi Buru Suami Korban:
Kepala Kepolisian Resor Kota Dumai, AKBP Dhovan mengonfirmasi bahwa penyelidikan. Kasus pembunuhan ini sudah menemukan titik terang. Kepolisian menyimpulkan bahwa saudara, S (suami korban) adalah otak pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pencarian pelaku terus dilakukan sampai pada tahap pengejaran serta penetapan S sebagai (DPO).
"Semula, dua anak korban kita amankan sebagai saksi kemudian dijadikan tersangka. Karena mereka turut membantu aksi pembunuhan tersebut,"kata Kapolres Dumai kepada FNindonesia.
Polisi Temukan Persembunyian Pelaku, S
Setelah sepekan berlalu sejak ditemukannya mayat korban, pengejaran pelaku, S terus dilakukan. Belakangan kepolisian menemukan pelaku disebuah lokasi di Provinsi Lampung.
Sumber dikepolisian menyebutkan proses penangkapan berjalan dengan lancar dan pelaku, D sudah diamankan. Kapolres Dumai, AKBP Dhovan mengaku bahwa pihaknya akan menyampaikan perihal perkara ini kepublik melalui kegiatan Pres Cinference.
"Bagaimana kelanjutan termasuk proses pelariannya akan kita sampaikan dalam Pres rilis bersama Humas,"tegas Dhovan.
Sebagaimana diketahui peristiwa keji itu terjadi pada pada Jumat (25/8/2023).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tewas. Saat ditemukan warga, mayat korban terbungkus dalam karung dekat parit di Kecamatan Bukit Kapur, Dumai.
Kasus pembunuhan tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar. Bahkan sejumlah media lokal dan nasional turut menyoroti kasus pembunuhan tergolong sadis tersebut. (BM1).
0 Komentar