FN-Indonesia, Rohul - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Forum Group Discussion (FGD) Optimalisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor jasa konstruksi di Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (19/6).

Kegiatan di lantai tiga Kantor Bupati Rohul dibuka Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, didampingi Asisten II Setda Rohul H. Ibnu Ulya dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Rohul Saud Muda Tua Napitu. Hadir juga Kepala OPD dan perwakilan instansi terkait.

 

Wabup menegaskan pekerja konstruksi berisiko tinggi sehingga perlindungan sosial harus jadi prioritas. Ia berharap seluruh proyek jasa konstruksi di Rohul memastikan pekerjanya terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Program ini sudah didukung Bupati Rohul.

 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Rohul menyebut tujuan FGD ini untuk meningkatkan kesadaran pelaksana proyek agar mendaftarkan pekerja konstruksi. Sebab masih minim kesadaran, padahal perlindungan ini penting untuk menanggung risiko kerja

 

Saat ini beberapa proyek pemerintah seperti pembangunan Gedung DPRD sudah terdaftar, namun sebagian lainnya belum. BPJS berharap seluruh proyek APBD maupun swasta di Rohul dapat memastikan pekerjanya mendapat perlindungan penuh agar tidak ada lagi pekerja konstruksi yang tidak terdaftar.